Menag Pimpin Doa di Upacara HUT ke-80 RI: Berikanlah Kemampuan dan Kemudahan Wujudkan Asta Cita
Minggu, 17 Agustus 2025 - 10:56 WIB
loading...
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar turut memimpin jalannya doa Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Istana Merdeka, Minggu, 17 Agustus 2025. Foto/YouTube Setpres
A
A
A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar turut memimpin jalannya doa Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Istana Merdeka, Minggu, 17 Agustus 2025. Ia turut menyisipkan doa agar pelaksanaan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto turut diberi kemudahan.
Momen itu terjadi kala Nasaruddin memimpin doa. Dalam doa pembukanya, ia bersyukur pancaran sinar matahari mengiringi pelaksanaan Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan.
"Pagi hari ini, hamba-Mu betul-betul bersyukur atas kekuatan yang engkau berikan kepada para leluhur kami yang telah berjuang dan mempertaruhkan segalanya untuk meraih kemerdekaan ini," kata Nasaruddin.
Baca juga: Mengenal Kolonel Inf Amril Hairuman Tehupelasury, Komandan Upacara HUT ke-80 RI di Istana
Menag pun berdoa agar para pahlawan bisa mendpaat tempat terbaik dan amat layak di sisi Tuhan. Ia juga berdoa agar generasi pelanjut bangsa tak pernah melupakan jasa para pahlawan.
Kemudian, dia pun memohon pada tuhan bisa menghapuskan segala dosa dan kekhilafan para orang tua biologis, intelektual san spiritual, terkhusus para Pahlawan Bangsa yang gugur di medan juang.
"Ampuni juga para pemimpin bangsa kami, jauhkan kami semua dari segala bentuk fitnah perpecahan bencana dan petaka yang dapat mengembalikan bahasa kami ke titik nol," kata Nasaruddin.
Secara khusus, Nasaruddin pun memohon pada tuhan agar bisa memberi kelancaran atas pelaksanaan Program Asta Cita Presiden Prabowo.
"Secara khusus Kami memohon kepadamu wahai zat yang maha penolong berikanlah kemampuan dan kemudahan untuk mewujudkan Asta Cita presiden dan wakil presiden kami tercinta. Semoga program ini betul-betul berkah untuk mengorbitkan martabat bangsa kami," ucap Nasaruddin.
"Izinkan kami juga menitipkan segenap generasi pelanjut dan pewaris bangsa kami, kami yakin di dalam genggamanmu mereka akan lebih tangguh memelihara citra diri di dalam mengemban amanah Luhur para pendiri bangsanya," tambahnya.
Nasaruddin mengungkapkan, masih panjang jalan dan tanggung jawab yang harus dijalani. Ia pun berdoa agar bisa diberi sinergitas potensi bangsa kami untuk melewati tantangan ke depan.
"Kami yakin dibawa ma'unah mu maka tantangan itu lebih mudah kami lewati dengan baik mbamu sudah berikhtiar selanjutnya kami pasrahkan semuanya kepadamu," pungkasnya.
Momen itu terjadi kala Nasaruddin memimpin doa. Dalam doa pembukanya, ia bersyukur pancaran sinar matahari mengiringi pelaksanaan Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan.
"Pagi hari ini, hamba-Mu betul-betul bersyukur atas kekuatan yang engkau berikan kepada para leluhur kami yang telah berjuang dan mempertaruhkan segalanya untuk meraih kemerdekaan ini," kata Nasaruddin.
Baca juga: Mengenal Kolonel Inf Amril Hairuman Tehupelasury, Komandan Upacara HUT ke-80 RI di Istana
Menag pun berdoa agar para pahlawan bisa mendpaat tempat terbaik dan amat layak di sisi Tuhan. Ia juga berdoa agar generasi pelanjut bangsa tak pernah melupakan jasa para pahlawan.
Kemudian, dia pun memohon pada tuhan bisa menghapuskan segala dosa dan kekhilafan para orang tua biologis, intelektual san spiritual, terkhusus para Pahlawan Bangsa yang gugur di medan juang.
"Ampuni juga para pemimpin bangsa kami, jauhkan kami semua dari segala bentuk fitnah perpecahan bencana dan petaka yang dapat mengembalikan bahasa kami ke titik nol," kata Nasaruddin.
Secara khusus, Nasaruddin pun memohon pada tuhan agar bisa memberi kelancaran atas pelaksanaan Program Asta Cita Presiden Prabowo.
"Secara khusus Kami memohon kepadamu wahai zat yang maha penolong berikanlah kemampuan dan kemudahan untuk mewujudkan Asta Cita presiden dan wakil presiden kami tercinta. Semoga program ini betul-betul berkah untuk mengorbitkan martabat bangsa kami," ucap Nasaruddin.
"Izinkan kami juga menitipkan segenap generasi pelanjut dan pewaris bangsa kami, kami yakin di dalam genggamanmu mereka akan lebih tangguh memelihara citra diri di dalam mengemban amanah Luhur para pendiri bangsanya," tambahnya.
Nasaruddin mengungkapkan, masih panjang jalan dan tanggung jawab yang harus dijalani. Ia pun berdoa agar bisa diberi sinergitas potensi bangsa kami untuk melewati tantangan ke depan.
"Kami yakin dibawa ma'unah mu maka tantangan itu lebih mudah kami lewati dengan baik mbamu sudah berikhtiar selanjutnya kami pasrahkan semuanya kepadamu," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :