Bisa Beli Senjata dari Pindad, Bakamla Berterima Kasih ke DPR

Kamis, 10 September 2020 - 18:41 WIB
loading...
Bisa Beli Senjata dari...
Bakamla menyampaikan terima kasih kepada Komisi I DPR karena berkat dukungannya, Bakamla berhasil memmpersenjatai kapal milik Bakamla dengan senjata. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menyampaikan terima kasih kepada Komisi I DPR karena berkat dukungannya, Bakamla berhasil memmpersenjatai kapal milik Bakamla dengan senjata jenis 12,7 mm dan 30 mm dengan PT Pindad.

Meskipun, anggaran Bakamla RI selama beberapa tahun mengalami penurunan bahkan jauh dari pagu usulan. (Baca juga: Keterbatasan Anggaran Bakamla Berdampak pada Kesiapsiagaan Operasi dan Penegakan Hukum)

"Kami terima kasih pada bapak-bapak Komisi I, kami tahun ini berhasil bisa membeli senjata pak, yang tadinya kosong kapal kami, menghadapi China dan Vietnam di perbatasan sekarang kami sudah kontrak senjata, paling tidak 12,7 milimeter dengan PT Pindad," kata Sekretaris Utama (Sestama) Bakamla RI S. Irawan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I tentang Pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA K/L) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (10/9/2020).

(Baca juga: Bertambah 3.171 Orang, Suspek Covid-19 Menjadi 95.501 Orang)

"Kemudian 30 mm dan ini sudah disetujui oleh pak Menhan (Menteri Pertahanan), keluar Permenhan nomor 10 yang diperbaharui. Ini tidak lepas dari peran bantuan Komisi I DPR RI," ujarnya.

Irawan memaparkan, Bakamla sendiri mengalami penurunan anggaran secara konstan sejak 2017-2019. Meskipun untuk tahun 2020 terdapat sedikit kenaikan, pagu anggaran itu tidak signifikan yakni hanya sekitar Rp455 miliar. Dan dibanding pagu anggaran Bakamla RI 2020, pagu anggaran Bakamla RI tahun 2021, mengalami peningkatan sebesar Rp60 miliar.

"Namun pagu tersebut hanya dapat memenuhi 8,43% dari usulan Bakamla," ujar Irawan. (Baca juga: Kejagung Tangkap Buronan Korupsi Kredit Modal Rp41 Miliar Bank Sulselbar)

Menurut Irawan, keterbatasan anggaran Bakamla RI secara langsung berdampak pada kesiapsiagaan operasi dan penegakan hukum di wilayah laut RI. Selain itu, keterbatasan anggaran juga membatasi rencana pembangunan kekuatan Bakamla RI periode 2020-2024 di mana, Bakamla RI merencanakan pembangunan kekuatan.

"Meliputi pembangunan Puskodalops kamla, kapal patroli pantai, pesawat dan sistem persenjataan. Adapun skema pendanaan melalui rupiah murni, pinjaman dalam negeri maupun pinjaman luar negeri," urainya.

Irawan menambahkan, pembangunan kekuatan ini merupakan konsep operasi yang disiapkan untuk ancaman masa kini dan masa depan, baik dalam bentuk tradisional maupun non-tradisional dalam spektrum intensitas rendah, sedang maupun tinggi.

"Adapun rencana pembangunan kekuatan sudah menjadi amanat perpres nomor 18/2020 tentang RPJMN 2020-2024 serta peraturan kepala Bakamla RI nomor 7/2020 tentang Rencana Strategis Bakamla RI 2020-2024," pungkas Irawan.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Minta Pindad...
Prabowo Minta Pindad Buat Mobil Khusus Presiden untuk Sapa Warga
Polemik Anggaran MBG...
Polemik Anggaran MBG Kental Nuansa Politik, Pengamat Kebijakan Publik: Secara Prosedural Sudah Disepakati DPR
Bakamla Akui Perlu Jet...
Bakamla Akui Perlu Jet Canggih untuk Pantau Perairan: Kecepatan Informasi Dibutuhkan
Japan Coast Guard Pinjamkan...
Japan Coast Guard Pinjamkan Jet Canggih untuk Latihan Personel Bakamla Pantau Perairan Jakarta
Kumpulkan Pati TNI-Polri,...
Kumpulkan Pati TNI-Polri, Prabowo Bakal Evaluasi dan Beri Arahan Strategis
Bakamla Tegaskan Peran...
Bakamla Tegaskan Peran Garda Terdepan Keamanan Laut pada HUT ke-20
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Pindad Diminta Bikin...
Pindad Diminta Bikin Mobil Berkaca Khusus Presiden, Mungkinkah Ranops Inovasi Prabowo?
Rekomendasi
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
Daftar Lengkap Juara...
Daftar Lengkap Juara Dunia MotoGP dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved