Sambut HUT ke-80 RI, Partai Berkarya Gelar Lomba Flashmob di Seluruh DPD dan DPW
Kamis, 07 Agustus 2025 - 22:51 WIB
loading...
A
A
A
"Berkarya Institut akan melatih kader tentang wawasan kebangsaan, metodologi kampanye, dan penggalangan massa. Dengan ini, ke depan kita tidak perlu lagi menyewa lembaga riset atau survei," jelas Ridwan.
Lembaga ini diharapkan bisa mengukur popularitas dan elektabilitas partai di berbagai tingkatan, dari daerah hingga nasional. Sehingga target lolo ke parlemen di 2029 bisa digapai oleh seluruh kader.
Partai Berkarya juga tengah berupaya mengintegrasikan peran generasi tua dan muda. Meskipun persentase kader muda akan lebih banyak, Ridwan menegaskan, figur senior tetap akan diakomodasi. Figur senior diperlukan untuk memberikan pengalaman dalam berorganisasi bagi mereka anak-anak muda.
"Kita tetap akomodir yang senior karena bagaimanapun mereka yang lebih dulu menakhodai partai ini. Kami generasi muda mendorong agar partai ini lebih inovatif dan kreatif," kata Ridwan.
Hal ini menjadi penting mengingat banyaknya swing quarter atau pemilih muda yang menjadi penentu kemenangan. Menurutnya, partai harus lebih "membumi" agar bisa mengajak kaum milenial terlibat aktif dalam politik, bukan hanya sekadar merangkul.
Lembaga ini diharapkan bisa mengukur popularitas dan elektabilitas partai di berbagai tingkatan, dari daerah hingga nasional. Sehingga target lolo ke parlemen di 2029 bisa digapai oleh seluruh kader.
Partai Berkarya juga tengah berupaya mengintegrasikan peran generasi tua dan muda. Meskipun persentase kader muda akan lebih banyak, Ridwan menegaskan, figur senior tetap akan diakomodasi. Figur senior diperlukan untuk memberikan pengalaman dalam berorganisasi bagi mereka anak-anak muda.
"Kita tetap akomodir yang senior karena bagaimanapun mereka yang lebih dulu menakhodai partai ini. Kami generasi muda mendorong agar partai ini lebih inovatif dan kreatif," kata Ridwan.
Hal ini menjadi penting mengingat banyaknya swing quarter atau pemilih muda yang menjadi penentu kemenangan. Menurutnya, partai harus lebih "membumi" agar bisa mengajak kaum milenial terlibat aktif dalam politik, bukan hanya sekadar merangkul.
(cip)
Lihat Juga :