Ketua Komisi X DPR Tak Setuju Games Roblox Diblokir Pemerintah Gegara Dianggap Berbahaya

Rabu, 06 Agustus 2025 - 18:23 WIB
loading...
Ketua Komisi X DPR Tak...
Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian tak setuju adanya pertimbangan memblokir permainan Roblox. Diketahui, pertimbangan ini muncul setelah games tersebut dianggap mengandung unsur kekerasan. Foto: Ist
A A A
Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian tak setuju adanya pertimbangan memblokir permainan Roblox . Diketahui, pertimbangan ini muncul setelah games tersebut dianggap mengandung unsur kekerasan.

"Kalau saya nggak setuju games ini diblokir, karena sebenarnya ini adalah platform. Platform itu bisa positif, bisa negatif. Dan platform ini bisa untuk orang menggunakan games atau bahkan membuat games," ujar Hetifah di Gedung Kemendikdasmen, Jakarta, Rabu (6/8/2025).

Baca juga: Predator Anak Berkeliaran di Game, Roblox Luncurkan Fitur Keamanan

Hetifah cerita bahwa cucunya juga bermain games Roblox. Dia melihat Roblox justru bisa menjadi media untuk orang tua berinteraksi dengan anaknya, misal mengasah kreativitasnya.

"Jadi yang penting adalah bagaimana cara kita mengawasi mereka menggunakan ini. Dan setahu saya Roblox juga memiliki filter bagi games-games yang tampak mengandung musuhnya kekerasan atau games yang dirasa tidak tepat bagi anak-anak, itu sebenarnya bisa juga kita cegah," ungkapnya.

Di sinilah justru peran pemerintah untuk membantu orang tua bagaimana memberikan literasi digital kepada anak-anaknya. Tak hanya itu, harus juga diperkuat fungsi pengawasan orang tua.

Menyikapi itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, yang menjadi fokus perhatian pemerintah bukanlah terletak pada gamesnya melainkan dampak yang ditimbulkan.

“Bukan masalah Robloxnya, tapi kita perlu memahami sebagai sebuah bangsa bahwa ada unsur-unsur terbentuk yang memang harus kita pikirkan betul supaya tidak mempengaruhi generasi-generasi muda kita di depannya,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/8/2025).

Terkait wacana pemblokiran Roblox, menurut dia, tidak menutup kemungkinan. Pemerintah tidak ragu mengambil langkah tegas apabila suatu platform terbukti melampaui batas dan memberi pengaruh buruk pada perilaku anak-anak.

“Kekerasan, saling menghardik, saling membenci satu sama lain akhirnya provokasi terjadilah tawuran antarkampung, antargeng, yang kadang-kadang itu hanya karena sesuatu kejadian yang sebetulnya bisa diselesaikan dengan cara baik-baik. Itu bukan perkara Robloxnya, apa pun kita coba berusaha melindungi diri kita semua, bangsa kita, terutama generasi-generasi muda dari pengaruh tindak kekerasan,” kata Prasetyo.


Menurut dia, evaluasi terhadap konten digital terus dilakukan secara berkala oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Pemerintah menilai konten dari berbagai media termasuk games, stasiun TV, dan platform digital untuk memastikan nilai-nilai bangsa tetap dijaga.

“Komdigi setiap hari mengevaluasi seluruh stasiun TV, kemudian media sosial, melihat games, platform-platform games, aplikasi-aplikasi itu untuk melihat sejauhmana konten tadi mengandung unsur kekerasan, negatif, pembunuhan, dan seterusnya yang perilaku itu jauh dari perilaku bangsa kita yang saling gotong royong, saling toleransi,” katanya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer KDMP...
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, DPR: Hentikan Sementara Latsarmil
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Rekomendasi
Harga Gas Industri Turun...
Harga Gas Industri Turun Jadi USD13 per MMBTU, Said Iqbal Ungkap Ancaman PHK Mereda
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Kontroversi VAR! Kane...
Kontroversi VAR! Kane Gagal Dapat Penalti, Alan Shearer Naik Pitam
Berita Terkini
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
PN Jaktim Izinkan Siaran...
PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa kecuali Tahap Pembuktian
Infografis
Berbahaya, 8 Pekerjaan...
Berbahaya, 8 Pekerjaan Rumah yang Tak Boleh Dilakukan Ibu Hamil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved