Apresiasi PPATK yang Langsung Buka Jutaan Rekening Dormant, Sahroni: Jangan Menyusahkan Rakyat!
Senin, 04 Agustus 2025 - 16:28 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengapresiasi PPATK yang cepat merevisi kebijakan tersebut. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan ( PPATK ) sempat melakukan pemblokiran terhadap 28 juta rekening yang tidak aktif selama 3-12 bulan atau menganggur ( dormant ) sebagai upaya pencegahan tindak pidana. Kini, PPATK telah membuka kembali lebih dari 28 juta rekening dormant atau rekening pasif yang sebelumnya dibekukan sejak beberapa bulan lalu tersebut.
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengapresiasi PPATK yang cepat merevisi kebijakan tersebut. Politikus Nasdem itu pun berharap PPATK lebih berhati-hati ke depannya.
“Saya mengapresiasi PPATK yang cepat merevisi kebijakannya, sadar bahwa ada keleliruan. Dan memang harus seperti ini, ini menunjukkan institusi responsif usai mendengar masukan dan keresahan publik,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Senin (4/8/2025).
Baca juga: 28 Juta Rekening Dormant Dibuka Lagi, PPATK Ungkap Ribuan Terkait Judol
“Tapi ke depan, sebagai mitra kerja saya harap PPATK bisa lebih berhati-hati dalam mengambil langkah, apalagi menyangkut aliran keuangan yang sifatnya sensitif bagi setiap orang. Janganlah pokoknya kita menyusahkan rakyat,” sambungnya.
Sehingga meski memiliki tujuan baik, Sahroni tetap meminta PPATK memprioritaskan kenyamanan masyarakat. “Walaupun tujuannya baik untuk mencegah kejahatan keuangan, tetapi tetap saja, jangan sampai kebijakannya justru jadi merepotkan masyarakat,” kata dia.
Apalagi, dia mengingatkan bahwa pengguna rekening bank di Indonesia beragam. Ada lansia, = masyarakat pedesaan, bahkan ada yang belum cukup teredukasi soal transaksi perbankan.
“Mereka bisa bingung dan panik jika rekening tiba-tiba tidak bisa digunakan. Mau melapor bingung harus ke mana, tidak ada yang membantu dan menjangkau mereka. Hal seperti ini yang harus dipertimbangkan,” pungkas Sahroni.
Diketahui sebelumnya, Kepala Biro Humas PPATK Natsir Kongah mengatakan bahwa puluhan juta rekening itu sudah aktif kembali. Natsir membeberkan saat ini pembukaan rekening tengah dalam proses. Namun, dia meminta masyarakat untuk tidak khawatir karena PPATK memastikan saldo di dalamnya aman.
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengapresiasi PPATK yang cepat merevisi kebijakan tersebut. Politikus Nasdem itu pun berharap PPATK lebih berhati-hati ke depannya.
“Saya mengapresiasi PPATK yang cepat merevisi kebijakannya, sadar bahwa ada keleliruan. Dan memang harus seperti ini, ini menunjukkan institusi responsif usai mendengar masukan dan keresahan publik,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Senin (4/8/2025).
Baca juga: 28 Juta Rekening Dormant Dibuka Lagi, PPATK Ungkap Ribuan Terkait Judol
“Tapi ke depan, sebagai mitra kerja saya harap PPATK bisa lebih berhati-hati dalam mengambil langkah, apalagi menyangkut aliran keuangan yang sifatnya sensitif bagi setiap orang. Janganlah pokoknya kita menyusahkan rakyat,” sambungnya.
Sehingga meski memiliki tujuan baik, Sahroni tetap meminta PPATK memprioritaskan kenyamanan masyarakat. “Walaupun tujuannya baik untuk mencegah kejahatan keuangan, tetapi tetap saja, jangan sampai kebijakannya justru jadi merepotkan masyarakat,” kata dia.
Apalagi, dia mengingatkan bahwa pengguna rekening bank di Indonesia beragam. Ada lansia, = masyarakat pedesaan, bahkan ada yang belum cukup teredukasi soal transaksi perbankan.
“Mereka bisa bingung dan panik jika rekening tiba-tiba tidak bisa digunakan. Mau melapor bingung harus ke mana, tidak ada yang membantu dan menjangkau mereka. Hal seperti ini yang harus dipertimbangkan,” pungkas Sahroni.
Diketahui sebelumnya, Kepala Biro Humas PPATK Natsir Kongah mengatakan bahwa puluhan juta rekening itu sudah aktif kembali. Natsir membeberkan saat ini pembukaan rekening tengah dalam proses. Namun, dia meminta masyarakat untuk tidak khawatir karena PPATK memastikan saldo di dalamnya aman.
(rca)
Lihat Juga :