Amnesti Hasto dan Abolisi Tom Lembong Momentum Rekonsiliasi Kebangsaan

Senin, 04 Agustus 2025 - 13:41 WIB
loading...
Amnesti Hasto dan Abolisi...
Politikus PDIP Romy Soekarno yang juga anggota DPR periode 2024–2029 menyatakan pemberian amnesti Hasto Kristiyanto dan abolisi Tom Lembong menjadi pintu yang membuka jalan menuju rekonsiliasi kebangsaan. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Pemberian amnesti bagi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan abolisi mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong mendapat apresiasi sejumlah kalangan. Langkah Presiden Prabowo Subianto dinilai menjadi pintu yang membuka jalan menuju rekonsiliasi kebangsaan.

Hal itu diungkapkan politikus PDIP Romy Soekarno yang juga anggota DPR periode 2024–2029 dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VI.

Baca juga: Abolisi Tom Lembong dan Amnesti Hasto Upaya Meredakan Ketegangan Politik

"Ini bukanlah sekadar keputusan hukum. Ini adalah simbol pergeseran. Amnesti menjadi pintu yang membuka jalan menuju rekonsiliasi kebangsaan sekaligus sinyal polarisasi pascapemilu harus ditutup dengan jembatan dialog, bukan tembok kecurigaan," ujarnya, Senin (4/8/2025).

Dengan langkah ini, politik Indonesia mulai kembali pada akarnya gotong royong sebagai prinsip dasar, bukan perebutan ruang antarfaksi. Bagi PDIP langkah ini bukan sekadar pembebasan tokoh.

"Hal ini jadi momentum untuk memulihkan pengaruh secara substantif, tanpa harus memamerkan kekuasaan. Karena kekuatan sejati seperti yang selalu diyakini Megawati bukan berasal dari jabatan, tetapi dari kemampuan memengaruhi arah sejarah," ucapnya.

Romy menyebut Indonesia tengah menghadapi situasi global yang tidak menentu, krisis pangan, tekanan fiskal, ketidakpastian geopolitik. Dalam situasi seperti ini, tidak ada ruang untuk kemewahan oposisi simbolik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gus Lilur: Rekonsiliasi...
Gus Lilur: Rekonsiliasi Nasional Harus Diawali Kebenaran dan Penegakan Hukum
Napi Diusulkan Ikut...
Napi Diusulkan Ikut Komcad usai Amnesti, Menteri Imipas: Belum Final
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
MUI Minta Polemik Pernyataan...
MUI Minta Polemik Pernyataan JK Dihentikan demi Menjaga Kerukunan Bangsa
PDIP Desak Pembahasan...
PDIP Desak Pembahasan RUU Pemilu Segera Dimulai
PDIP Tegaskan Dukungan...
PDIP Tegaskan Dukungan Kemerdekaan Palestina Amanat Konstitusi dan Hukum Internasional
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Akhiri Dualisme, Laskar...
Akhiri Dualisme, Laskar Merah Putih Gelar Rekonsiliasi
Bupati dan Wakil Lebak...
Bupati dan Wakil Lebak Sepakat Damai, Fokus Kerja untuk Rakyat
Rekomendasi
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
Lionel Messi Absen Latihan...
Lionel Messi Absen Latihan Jelang Semifinal Piala Dunia 2026
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
Berita Terkini
3 Pemimpin Dunia Bertemu...
3 Pemimpin Dunia Bertemu Prabowo dalam Sepekan, Bukti Indonesia Dipercaya Dunia
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Makna Prabowo Minta...
Makna Prabowo Minta Aparatur Introspeksi, Qodari: Tak Ada yang Istimewa di Mata Hukum
Soal Usulan Ambil Alih...
Soal Usulan Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, KPK: Kita Ikuti Dulu Perkembangannya
Inpres Gajah Dinilai...
Inpres Gajah Dinilai Perkuat Perlindungan Habitat, Langkah Menhut Diapresiasi
20 Perwira Perkuat Polda...
20 Perwira Perkuat Polda Metro usai Dimutasi Kapolri, Ini Namanya
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved