Zona Megathrust di Indonesia Lebih Mengkhawatirkan Dibanding Kamchatka Rusia
Minggu, 03 Agustus 2025 - 08:46 WIB
loading...
A
A
A
“Jika kita hitung lamanya kekosongan gempa besar atau seismic gap di Kamchatka sejak 1952 hingga saat ini, maka ternyata usia seismic gapnya baru berusia 73 tahun,” katanya.
Baca juga: Ancaman Megathrust di Selatan Jawa Simpan Energi yang Bisa Sebabkan Gempa M 9,1
Seperti zona Seismic Gap Megathrust di Selatan Banten dan Selat Sunda telah berusia 267 tahun sejak gempa megathrust terakhir yang memicu tsunami pada tahun 1957. Sedangkan zona Megathrust Mentawai - Siberut telah mengalami kekosongan selama 227 tahun sejak gempa besar pada tahun 1797.
“Sebagai perbandingan untuk ancaman megathrust di Indonesia, zona Seismic Gap Megathrust Selatan Banten dan Selat Sunda kini sudah berusia 267 tahun karena gempa megathrust yang memicu tsunami terakhir tahun 1957 dan zona Seismic Gap Megathrust Mentawai dan Siberut berusia 227 tahun karen gempa besar megathrust yang memicu tsunami terakhir tahun 1797,” jelas Daryono.
“Megathrust Selat Sunda dan Mentawai usianya sudah lebih dari 200 tahun dan belum rilis energi gempa besar, yang tampaknya tinggal menunggu waktu. Zona Megathrust kita sebenarnya jauh lebih mengkhawatirkan daripada Zona Megathrust lain di dunia,” tandasnya.
Baca juga: Ancaman Megathrust di Selatan Jawa Simpan Energi yang Bisa Sebabkan Gempa M 9,1
Seperti zona Seismic Gap Megathrust di Selatan Banten dan Selat Sunda telah berusia 267 tahun sejak gempa megathrust terakhir yang memicu tsunami pada tahun 1957. Sedangkan zona Megathrust Mentawai - Siberut telah mengalami kekosongan selama 227 tahun sejak gempa besar pada tahun 1797.
“Sebagai perbandingan untuk ancaman megathrust di Indonesia, zona Seismic Gap Megathrust Selatan Banten dan Selat Sunda kini sudah berusia 267 tahun karena gempa megathrust yang memicu tsunami terakhir tahun 1957 dan zona Seismic Gap Megathrust Mentawai dan Siberut berusia 227 tahun karen gempa besar megathrust yang memicu tsunami terakhir tahun 1797,” jelas Daryono.
“Megathrust Selat Sunda dan Mentawai usianya sudah lebih dari 200 tahun dan belum rilis energi gempa besar, yang tampaknya tinggal menunggu waktu. Zona Megathrust kita sebenarnya jauh lebih mengkhawatirkan daripada Zona Megathrust lain di dunia,” tandasnya.
(shf)
Lihat Juga :