Gempa M8,6 Guncang Rusia, BMKG Ungkap Tsunami Telah Terlihat di Sejumlah Wilayah
Rabu, 30 Juli 2025 - 12:38 WIB
loading...
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengungkap tsunami dampak dari gempa bumi tektonik di wilayah Kamchatka, Rusia dengan magnitudo 8,6 pada pagi tadi terlihat di sejumlah wilayah. Foto/RT
A
A
A
JAKARTA - Direktur Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono mengungkap tsunami dampak dari gempa bumi tektonik di wilayah Kamchatka, Rusia dengan magnitudo 8,6 pada pagi tadi terlihat di sejumlah wilayah. Di antaranya, Jepang dan Rusia meski belum sampai ke Indonesia.
”Hasil monitoring terkini tsunami terdeteksi di Kushiro, Jepang 39 Cm, Hanasaki, Jepang 31 Cm; Nikol skoe, Rusia 16 Cm; Ofunato, Jepang 22 Cm; IOC Petropavlovsk, Rusia 25 Cm; Buoy Kamchatka 84 Cm; Bouy South of Attu 19,8 cm; Bouy South of Amchitka 27 Cm; Bouy Kuril Island 25 Cm; dan Bouy Tokyo 8 Cm," ucap Daryono, Rabu (30/7/2025).
Daryono mengatakan BMKG mencatat belasan aktivitas gempa susulan (aftershock) yang terjadi di Kamchatka. "Kita melihat aktivitas gempa masih terjadi sejak 8.30 sebanyak 14 gempa susulan (aftershock). Magnitudo terbesar M6,9 dan M5,5," ujarnya.
Baca juga: USGS Revisi Kekuatan Gempa Jadi 8,8 SR, Tsunami Mencapai China Timur dan Peru
Hasil analisis BMKG dampak gempa tersebut dapat berpotensi menimbulkan tsunami di sejumlah perairan Indonesia dengan ketinggian 0,5 meter. Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng pada Palung Kurile-Kamchatka (Kurile-Kamchatka Trench).
Gempa bumi ini memiliki mekanisme naik (thrust fault). Berdasarkan laporan PTWC gempabumi ini berpotensi tsunami di wilayah Rusia, Jepang, Alaska, Filipina, Hawaii, dan Guam. "Hasil analisis BMKG, gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia dengan status Waspada (ketinggian Tsunami kurang dari 0,5 m)," kata Daryono.
Baca juga: Gempa M8,6 di Rusia, BNPB: Kosongkan Pesisir Pantai di Gorontalo-Papua hingga Peringatan Dini Tsunami Berakhir
"Wilayah Talaud (ETA 14:52:24 WITA), Kota Gorontalo (ETA 16:39:54 WITA), Halmahera Utara (ETA 16:04:24 WIT), Manokwari (ETA 16:08:54 WIT), Rajaampat (ETA 16:18:54 WIT), Biaknumfor (ETA 16:21:54 WIT), Supiori (ETA 16:21:54 WIT), Sorong bagian Utara (ETA 16:24:54 WIT), Jayapura (ETA 16:30:24 WIT) dan Sarmi (ETA 16:30:24 WIT)," tambahnya.
”Hasil monitoring terkini tsunami terdeteksi di Kushiro, Jepang 39 Cm, Hanasaki, Jepang 31 Cm; Nikol skoe, Rusia 16 Cm; Ofunato, Jepang 22 Cm; IOC Petropavlovsk, Rusia 25 Cm; Buoy Kamchatka 84 Cm; Bouy South of Attu 19,8 cm; Bouy South of Amchitka 27 Cm; Bouy Kuril Island 25 Cm; dan Bouy Tokyo 8 Cm," ucap Daryono, Rabu (30/7/2025).
Daryono mengatakan BMKG mencatat belasan aktivitas gempa susulan (aftershock) yang terjadi di Kamchatka. "Kita melihat aktivitas gempa masih terjadi sejak 8.30 sebanyak 14 gempa susulan (aftershock). Magnitudo terbesar M6,9 dan M5,5," ujarnya.
Baca juga: USGS Revisi Kekuatan Gempa Jadi 8,8 SR, Tsunami Mencapai China Timur dan Peru
Hasil analisis BMKG dampak gempa tersebut dapat berpotensi menimbulkan tsunami di sejumlah perairan Indonesia dengan ketinggian 0,5 meter. Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng pada Palung Kurile-Kamchatka (Kurile-Kamchatka Trench).
Gempa bumi ini memiliki mekanisme naik (thrust fault). Berdasarkan laporan PTWC gempabumi ini berpotensi tsunami di wilayah Rusia, Jepang, Alaska, Filipina, Hawaii, dan Guam. "Hasil analisis BMKG, gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia dengan status Waspada (ketinggian Tsunami kurang dari 0,5 m)," kata Daryono.
Baca juga: Gempa M8,6 di Rusia, BNPB: Kosongkan Pesisir Pantai di Gorontalo-Papua hingga Peringatan Dini Tsunami Berakhir
"Wilayah Talaud (ETA 14:52:24 WITA), Kota Gorontalo (ETA 16:39:54 WITA), Halmahera Utara (ETA 16:04:24 WIT), Manokwari (ETA 16:08:54 WIT), Rajaampat (ETA 16:18:54 WIT), Biaknumfor (ETA 16:21:54 WIT), Supiori (ETA 16:21:54 WIT), Sorong bagian Utara (ETA 16:24:54 WIT), Jayapura (ETA 16:30:24 WIT) dan Sarmi (ETA 16:30:24 WIT)," tambahnya.
(cip)
Lihat Juga :