Jadi Terlapor Kasus Ijazah Jokowi, Kurnia: Pertarungan Orang Kuat dan Lemah
Jum'at, 25 Juli 2025 - 09:43 WIB
loading...
A
A
A
"Orang kuat itu sudah pasti Pak Jokowi, karena beliau mantan presiden dengan segala privilege dan segala macam keistimewaan yang beliau dapatkan," sambungnya.
Dia juga menyampaikan sempat melaporkan kasus ijazah Jokowi ke Bareskrim Polri yang ujungnya hanya diterima sebagai Pengaduan Masyarakat atau Dumas.
"Perlu anda ketahui, 9 Desember 2024, kami melaporkan ke Bareskrim. Dipontang panting sampai 8 jam, biasalah, naik lantai 3, naik lantai sekian, baru 8 jam kemudian hanya diterima sebagai dumas. Saya sudah biasa dumas, tidak pernah berhasil menjadi laporan," ungkap Kurnia.
Bahkan, dia rela terbang ke Yogyakarta untuk mengkonfirmasi terkait ijazah Jokowi kepada pihak Universitas Gadjah Mada (UGM). Dia juga sempat ingin mengunjungi rumah Jokowi di Solo, namun terhalang karena sesuatu hal.
"Akhirnya, pada 15 April 2025, kami mendatangi Yogyakarta, yaitu Rektorat UGM dan Solo di Kutai Utara Nomor 1 karena kami terhalang di jalan," ucapnya.
Dia juga menyampaikan sempat melaporkan kasus ijazah Jokowi ke Bareskrim Polri yang ujungnya hanya diterima sebagai Pengaduan Masyarakat atau Dumas.
"Perlu anda ketahui, 9 Desember 2024, kami melaporkan ke Bareskrim. Dipontang panting sampai 8 jam, biasalah, naik lantai 3, naik lantai sekian, baru 8 jam kemudian hanya diterima sebagai dumas. Saya sudah biasa dumas, tidak pernah berhasil menjadi laporan," ungkap Kurnia.
Bahkan, dia rela terbang ke Yogyakarta untuk mengkonfirmasi terkait ijazah Jokowi kepada pihak Universitas Gadjah Mada (UGM). Dia juga sempat ingin mengunjungi rumah Jokowi di Solo, namun terhalang karena sesuatu hal.
"Akhirnya, pada 15 April 2025, kami mendatangi Yogyakarta, yaitu Rektorat UGM dan Solo di Kutai Utara Nomor 1 karena kami terhalang di jalan," ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :