Pemerintah Bahas Kesepakatan Transfer Data Pribadi Indonesia-Amerika Hari Ini
Kamis, 24 Juli 2025 - 10:06 WIB
loading...
Menkomdigi Meutya Hafid dan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menggelar pertemuan membahas transfer data pribadi, hari ini. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah melalui Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bakal menggelar pertemuan membahas transfer data pribadi , hari ini. Hal itu terkait dengan poin kesepakatan dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS).
“Kami koordinasi dulu ya dengan Menko Perekonomian, kami ada undangan dari Menko Perekonomian untuk berkoordinasi,” kata Meutya Hafid di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Kamis (24/7/2025).
Meutya mengungkapkan hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi rinci terkait poin-poin kesepakatan yang mencantumkan isu transfer data pribadi antara Indonesia-AS.
Baca juga: Soal Data Pribadi RI Jadi Bahan Negosiasi Tarif Trump, Ini Respons Prabowo
Meski begitu, Meutya memastikan pemerintah akan menyampaikan hasil koordinasi tersebut secara terbuka kepada publik. “Saya akan berkoordinasi dulu dengan Menko Perekonomian, saya belum tahu persisnya topiknya apa tapi tentu akan ada pernyataan dari Menko Perekonomian atau dari kami. Tapi kami harus koordinasi lebih dulu,” ujarnya.
Sementara itu, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menegaskan bahwa transfer data pribadi menjadi tanggung jawab dari negara.
Baca juga: Soal Data Pribadi Dikelola AS, Hasab Nasbi: Bertukar, Bukan Menyerahkan
“Itu sudah, transfer data pribadi yang bertanggung jawab dengan negara yang bertanggung jawab,” kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan.
Namun, Airlangga menegaskan hal itu sudah disepakati oleh Indonesia dan AS. Meski begitu, Airlangga enggan membeberkan secara rinci terkait hasil kesepakatan datang dengan AS.
“Sudah disepakati kedua belah pihak, semua disepakati. Itu juga tidak ada perubahan. Hanya minta complay dengan regulasi dan itu sudah kita lakukan,” tegasnya.
“Kami koordinasi dulu ya dengan Menko Perekonomian, kami ada undangan dari Menko Perekonomian untuk berkoordinasi,” kata Meutya Hafid di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Kamis (24/7/2025).
Meutya mengungkapkan hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi rinci terkait poin-poin kesepakatan yang mencantumkan isu transfer data pribadi antara Indonesia-AS.
Baca juga: Soal Data Pribadi RI Jadi Bahan Negosiasi Tarif Trump, Ini Respons Prabowo
Meski begitu, Meutya memastikan pemerintah akan menyampaikan hasil koordinasi tersebut secara terbuka kepada publik. “Saya akan berkoordinasi dulu dengan Menko Perekonomian, saya belum tahu persisnya topiknya apa tapi tentu akan ada pernyataan dari Menko Perekonomian atau dari kami. Tapi kami harus koordinasi lebih dulu,” ujarnya.
Sementara itu, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menegaskan bahwa transfer data pribadi menjadi tanggung jawab dari negara.
Baca juga: Soal Data Pribadi Dikelola AS, Hasab Nasbi: Bertukar, Bukan Menyerahkan
“Itu sudah, transfer data pribadi yang bertanggung jawab dengan negara yang bertanggung jawab,” kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan.
Namun, Airlangga menegaskan hal itu sudah disepakati oleh Indonesia dan AS. Meski begitu, Airlangga enggan membeberkan secara rinci terkait hasil kesepakatan datang dengan AS.
“Sudah disepakati kedua belah pihak, semua disepakati. Itu juga tidak ada perubahan. Hanya minta complay dengan regulasi dan itu sudah kita lakukan,” tegasnya.
(cip)
Lihat Juga :