Badiklat Kemhan Gagas Sistem Peningkatan Kualitas SDM Pertahanan yang Adaptif dan Inovatif

Jum'at, 18 Juli 2025 - 15:50 WIB
loading...
A A A
Di sisi lain, Syamsu Rizal menekankan pentingnya adaptasi terhadap kemajuan teknologi dalam proses pembelajaran SDM pertahanan. Atas dasar itu, Rizal menggagas Program Akselerasi Kompetensi Unggul melalui Revitalisasi dan Adaptasi Teknologi Pertahanan (Akurat).

“Di era digital, pelatihan konvensional tidak lagi cukup. Kita butuh metode pembelajaran yang cepat, fleksibel, dan kontekstual. Akurat hadir untuk menjembatani kesenjangan antara teknologi pertahanan modern dengan kesiapan personel,” ucapnya.



Menurut Rizal, Akurat menghadirkan sistem pelatihan berbasis teknologi cerdas seperti e-learning interaktif, realitas virtual (VR), augmented reality (AR), dan simulasi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Pendekatan ini mendorong kemandirian dalam proses pembelajaran. Terutama bagi para ASN yang jumlahnya mencapai 4.4000 orang di seluruh Indonesia.

”Sistem aplikasi ini untuk pembelajaran online sehingga efisiensi waktu. Jadi belajar tanpa terkendala waktu, tempat. Jadi kapan saja bisa mengikuti pelatihan di sini. Itu salah satu pelayanan diklat, jadi bagaimana kita mempermudah menjangkau ASN yang ada di daerah. Waktu sosialisasi diklat tidak ada masalah dengan sistem itu,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Gelar OTT, KPK Tangkap...
Gelar OTT, KPK Tangkap 5 ASN BPK
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Rekomendasi
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Berita Terkini
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved