Menag Nasaruddin Umar Gagas Trilogi Jilid Dua, Ini Penjelasannya
Kamis, 17 Juli 2025 - 12:23 WIB
loading...
A
A
A
“Bagi kita yang memahami bahasa Arab, Allah tidak mengatakan ‘yaa ayyuhal muslimun’, tetapi ‘yaa banii Adam’. Tidak ada agama lain yang menggunakan istilah ‘banii Adam’. Siapa pun yang merasa anak cucu Adam, wajib kita muliakan,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Menag juga menyoroti kerusakan lingkungan sebagai darurat kemanusiaan. Saat ini, perubahan iklim disebut telah menyebabkan kematian jutaan orang setiap tahun, jauh melebihi korban akibat perang.
Baca juga: Mengenal Kurikulum Cinta yang Diinisiasi Kemenag, Ada Mapel Baru?
Oleh karena itu, ia mengajak pesantren dan umat beragama untuk mengintegrasikan kesadaran lingkungan ke dalam ajaran agama.
“Melakukan pembacaan ulang terhadap sumber-sumber keagamaan agar lebih kontekstual dengan kondisi bumi saat ini, serta membangun ekoteologi, yaitu teologi yang mengedepankan tanggung jawab terhadap lingkungan hidup,” sebutnya.
Menag menjelaskan bahwa secara etimologis, ekoteologi mengajarkan bagaimana manusia tetap hidup sekaligus menjaga keberlangsungan alam. Bagi umat Islam, menghargai makhluk bukan hanya terbatas pada makhluk biologis seperti tumbuhan dan hewan.
Krisis Ekologis dan Tanggung Jawab Keagamaan
Pada kesempatan tersebut, Menag juga menyoroti kerusakan lingkungan sebagai darurat kemanusiaan. Saat ini, perubahan iklim disebut telah menyebabkan kematian jutaan orang setiap tahun, jauh melebihi korban akibat perang.
Baca juga: Mengenal Kurikulum Cinta yang Diinisiasi Kemenag, Ada Mapel Baru?
Oleh karena itu, ia mengajak pesantren dan umat beragama untuk mengintegrasikan kesadaran lingkungan ke dalam ajaran agama.
“Melakukan pembacaan ulang terhadap sumber-sumber keagamaan agar lebih kontekstual dengan kondisi bumi saat ini, serta membangun ekoteologi, yaitu teologi yang mengedepankan tanggung jawab terhadap lingkungan hidup,” sebutnya.
Menag menjelaskan bahwa secara etimologis, ekoteologi mengajarkan bagaimana manusia tetap hidup sekaligus menjaga keberlangsungan alam. Bagi umat Islam, menghargai makhluk bukan hanya terbatas pada makhluk biologis seperti tumbuhan dan hewan.
Lihat Juga :