Pemerintah Ingin Batasi Bansos untuk Orang Miskin Selama 5 Tahun, Ketua DPR: Validasi Data Dulu

Selasa, 15 Juli 2025 - 15:50 WIB
loading...
Pemerintah Ingin Batasi...
Ketua DPR Puan Maharani buka suara mengenai rencana pemerintah yang ingin membatasi distribusi bantuan sosial (bansos) untuk orang miskin selama 5 tahun. Foto: Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Ketua DPR Puan Maharani buka suara mengenai rencana pemerintah yang ingin membatasi distribusi bantuan sosial (bansos) untuk orang miskin selama 5 tahun. Dia menyarankan pemerintah tak terburu-buru mengubah kebijakan yang ada.

Penyaluran bansos yang paling penting dan utama yakni validasi dan verifikasi data. Puan meminta agar pemerintah tidak tergesa-gesa mengubah kebijakan ketika ada masalah.

Baca juga: 571 Ribu Rekening Penerima Bansos Terindikasi Dipakai untuk Judi Online

"Jadi jangan kemudian ada polemik kemudian tiba-tiba kita sepertinya buru-buru lalu mengubah sesuatu yang sudah dilakukan," ujar Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (15/7/2025).

Menurut dia, validasi dan verifikasi data itu penting dilakukan. Pasalnya, pemerintah baru bisa mengganti penerima bansos setelah dilakukan validasi dan verifikasi data.


"Karena kan selama ini sudah berjalan, kalau kemudian diubah tentu saja penerima-penerima yang kemarin sudah menerima akan kecewa. Jadi validasi dan verifikasi dulu data-datanya dengan baik," kata Puan.

Sekadar informasi, pemerintah berencana membatasi masa pemberian bansos maksimal lima tahun. Adapun pembatasan bansos itu dilakukan terhadap masyarakat miskin. Kendati begitu, penerima bansos baik lansia, penyandang disabilitas, dan ODGJ akan tetap diberikan seumur hidup.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Momen Prabowo Mencari...
Momen Prabowo Mencari Kopi saat Pidato di Rapat Paripurna DPR
Disambut Puan Maharani,...
Disambut Puan Maharani, Presiden Prabowo Hadiri Rapat Paripurna DPR
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
Nobar Film Pesta Babi...
Nobar Film Pesta Babi Dibubarkan di Sejumlah Daerah, Puan Maharani Buka Suara
Puan Ungkap 16 Isu yang...
Puan Ungkap 16 Isu yang Jadi Sorotan Publik Bakal Diawasi DPR
Inspirasi Wanita Indonesia,...
Inspirasi Wanita Indonesia, Filantropis Sandiana Soemarko Kedepankan Kepedulian Sosial
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Indodax Distribusikan...
Indodax Distribusikan Hewan Kurban ke Lima Titik Wilayah di Aceh
Rekomendasi
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Infografis
Pemerintah Memutuskan...
Pemerintah Memutuskan Untuk Melarang Mudik Lebaran Tahun 2021
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved