Hasto Kristiyanto Tuding Ada Rekayasa Hukum, Desak Dakwaan Dibatalkan
Kamis, 10 Juli 2025 - 12:38 WIB
loading...
A
A
A
Hasto juga menyoroti kejanggalan alat bukti seperti chat WhatsApp. “Screen capture WhatsApp dari penyidik KPK tersebut adalah ‘WhatsApp sapu jagat’, ‘WhatsApp super sakti’, yang dimaksudkan untuk menyudutkan terdakwa, meskipun dari aspek substansi bertentangan dengan keterangan saksi Kusnadi, Donny Tri Istiqomah dan Saeful Bahri sendiri bahwa sumber dana suap berasal dari Harun Masiku,” jelasnya.
Ia menegaskan, “Tidak ada rekayasa yang sempurna. Sehebat apa pun upaya untuk menyembunyikan kebenaran, pada akhirnya kebenaran itu akan terungkap juga.”
Hasto meminta majelis hakim mengesampingkan dakwaan yang menurutnya penuh rekayasa, dan menegaskan pentingnya proses hukum yang adil. “Atas dasar hal tersebut keterangan baru tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai alat bukti yang sah,” tegas Hasto dalam pledoinya.
Ia menegaskan, “Tidak ada rekayasa yang sempurna. Sehebat apa pun upaya untuk menyembunyikan kebenaran, pada akhirnya kebenaran itu akan terungkap juga.”
Hasto meminta majelis hakim mengesampingkan dakwaan yang menurutnya penuh rekayasa, dan menegaskan pentingnya proses hukum yang adil. “Atas dasar hal tersebut keterangan baru tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai alat bukti yang sah,” tegas Hasto dalam pledoinya.
(rca)
Lihat Juga :