Sandiaga Uno Paparkan Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Indonesia di London

Rabu, 09 Juli 2025 - 17:53 WIB
loading...
Sandiaga Uno Paparkan...
Sandiaga Uno menghadiri diskusi bertajuk Inovasi dan Kolaborasi Strategis antara Pemerintah, Akademisi, dan Sektor Swasta untuk Mempercepat dan Meraih Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di University College London (UCL), Inggris, Minggu (6/7/2025). Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Krisis geopolitik, perang dagang, hingga kebijakan tarif impor Amerika Serikat menjadi tantangan di tengah target pertumbuhan ekonomi. Pemerintah mematok target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen, naik dari semula 5 persen pada tahun 2024.

Menjawab tantangan tersebut, Sandiaga Uno menegaskan Indonesia memiliki sektor ekonomi unggulan yang bisa diandalkan. Pernyataan itu disampaikan dalam diskusi bertajuk 'Inovasi dan Kolaborasi Strategis antara Pemerintah, Akademisi, dan Sektor Swasta untuk Mempercepat dan Meraih Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen' di University College London (UCL), Inggris, Minggu (6/7/2025).

Sejak tak lagi berada di lingkaran pemerintahan, Sandiaga Uno kini memiliki waktu yang tak terbatas. Dia lebih luwes menjalin kolaborasi seperti dalam diskusi yang digelar Mata Garuda Britania dan Irlandia (MGBI), komunitas alumni dan penerima beasiswa LPDP di Inggris dan Irlandia, serta program GEMA (Gelora Mahasiswa).

Baca juga: Sandiaga Uno: UMKM Jadi Garda Terdepan Mengejar Target 4,4 Juta Lapangan Kerja

Guna mempercepat sekaligus meraih pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen, mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) itu menyampaikan sektor ekonomi kreatif bisa diandalkan. Sektor ini telah teruji menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional.

“Ekonomi kreatif adalah sektor yang tumbuh paling cepat, inklusif, dan tangguh. Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhannya dua kali lipat lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya dalam siaran tertulis, Selasa (8/7/2025).

Berdasarkan data Kemenparekraf 2025, sektor ini telah menyumbang lebih dari Rp1.500 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Selain itu, menciptakan 23 juta lapangan kerja.

"Subsektor unggulan seperti kuliner, kriya, aplikasi, dan permainan menjadi pendorong utama ekspor dan daya saing global," ucapnya.

Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dibutuhkan kolaborasi Triple Helix yakni kolaboasi yang melibatkan pemerintah, akademisi, dan sektor swasta.

Pemerintah menyediakan regulasi dan insentif, sedangkan akademisi mendorong penelitian dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Sementara, sektor swasta meningkatkan investasi dan akses pasar.

“Negara-negara seperti Vietnam dan Korea Selatan berkembang pesat karena memiliki ekosistem triple helix yang kuat,” kata Sandiaga Uno.

Bersamaan itu, untuk mencapai pertumbuhan 8 persen, dia menyarankan dua langkah strategis. Pertama, meningkatkan rasio pengusaha dari 3,47 persen menjadi minimal 4 persen. Kemudian, mempercepat digitalisasi UMKM dan mendukung startup lokal untuk efisiensi dan ekspansi pasar

Dalam kesempatan tersebut, dia meminta para diaspora, termasuk para mahasiswa di luar negeri untuk menerapkan konsep 3Si yakni Inovasi, Adaptasi, Kolaborasi. Selain itu, menerapkan semangat 4As yaitu Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas, dan Kerja Ikhlas.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Pidato Ekonomi Presiden:...
Pidato Ekonomi Presiden: Antara Optimisme dan Realitas Pertumbuhan
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Menekraf Teuku Riefky...
Menekraf Teuku Riefky Dorong Musisi Lokal Eksis di Panggung Global
Rekomendasi
HGI Jakarta Domino Tournament...
HGI Jakarta Domino Tournament 2026, Ribuan Peserta Ramaikan Olahraga Pikiran
Kapten Mehdi Taremi:...
Kapten Mehdi Taremi: FIFA Tak Adil, Iran Sendirian dan Tidak Ada yang Membantu Kami
Aroma Konspirasi Mencuat:...
Aroma Konspirasi Mencuat: Gol Dianulir Wasit, Iran Gagal Lolos Otomatis ke Fase Gugur
Berita Terkini
29 Brigjen Pol Dimutasi...
29 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved