Anggota Komisi VII Soroti Truk ODOL dalam Insiden Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

Jum'at, 04 Juli 2025 - 22:56 WIB
loading...
Anggota Komisi VII Soroti...
Anggota Komisi VII DPR Bambang Haryo Soekartono menyampaikan rasa duka atas insiden kecelakaan KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR Bambang Haryo Soekartono (BHS), menyampaikan rasa duka dan keprihatinannya atas insiden kecelakaan Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di Selat Bali pada, Kamis dini hari, 3 Juli 2025. Peristiwa tersebut menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Sebelum kejadian, BHS yang hadir di pelabuhan Ketapang Banyuwangi pada Selasa, 1 Juli 2025, telah menekankan kepada para pemangku kepentingan untuk menjaga kondisi angkutan penyeberangan di lintas Ketapang-Gilimanuk.

Ada beberapa poin yang disampaikan, mulai dari kecukupan kapasitas angkut hingga proteksi terhadap kapal-kapal bila terjadi emergency coastguard. BHS juga menyoroti soal pengawasan muatan berupa truk yang kelebihan ukuran dan beban (ODOL).

Baca juga: Tim SAR Gabungan Perluas Area Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Selat Bali

"Saya menekankan saat mereka akan berlayar harus dipastikan dari sisi kelaikan kapal maupun kondisi kapal setelah dimuati karena sering terjadi muatan truk overload yang tidak diketahui oleh nakhoda," kata BHS, Jumat (4/7/2025).

Saat pertemuan itu, BHS pun meminta muatan kapal di lintas Ketapang-Gilimanuk harus Zero ODOL. Pasalnya saat ini musim gelombang laut dan cuaca buruk, sehingga muatan kapal tidak overload akibat truk ODOL.

Baca juga: Menhub Pantau Langsung Evakuasi KMP Tunu Pratama, KNKT Dikerahkan Investigasi

Komponen penyelamat, lanjut BHS, harus sudah siap di saat peak time atau waktu puncak muatan kapal. Respon time juga harus terukur jangan sampai tidak terukur bahkan baru hadir 3 sampai 4 jam setelah kejadian.

"Tentu, Ini sangat berbahaya di lautan yang arusnya kuat seperti di lintasan Ketapang-Gilimanuk. Bila terjadi kecelakaan penumpangnya bisa terpencar tidak terdeteksi. Perlu dibuat standardisasi respon time yang tidak boleh lebih dari 15 menit. Maka pangkalan dari coast guard Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) maupun pangkalan Basarnas harus dekat dengan kepadatan lalu lintas angkutan laut atau penyeberangan ini," katanya.

Kapoksi Komisi VII DPR ini menyebut, perlunya data muatan truk yang akan menggunakan transportasi penyeberangan harus akurat berdasarkan penimbangan truk di jembatan timbang.



Masalahnya, data berat muatan kendaraan truk tidak diberikan kepada operator kapal penyeberangan karena banyak jembatan timbang yang belum aktif dioperasikan di Jawa Timur dan bahkan jembatan timbang di terminal penyeberangan juga tidak difungsikan.

Padahal, kapal mempunyai satu keterbatasan kemampuan daya apung untuk menahan berat muatan terutama truk ODOL. Kelebihan bobot muatan bisa mengakibatkan kehabisan daya apung (displacement kapal) atau bahkan terjadi unstability atau stabilitas negatif akibat beban terlalu berat di atas truk.

Kondisi itu bisa mengakibatkan kapal terbalik dan ini sering terjadi di lintasan Ketapang Gilimanuk pada kapal-kapal yang beroperasi di dermaga LCM yang khusus mengangkut muatan berat. Sebelumya ada lima kecelakaan kapal yang tenggelam di sekitar dermaga LCM.

Anggota Dewan Pakar DPP Gerindra ini menambahkan, Bali sangat identik dengan pariwisata. Pertistiwa kecelakaan bisa menjadikan citra buruk bagi dunia pariwisata karena sarana infrastruktur transportasi pendukungnya dianggap tidak aman dan kurang bisa menjamin keselamatan.

Diharapkan muatan truk di saat musim gelombang tinggi ini harus zero ODOL dan jembatan-jembatan timbang di sekitar pelabuhan penyeberangan harus bisa difungsikan.

BHS mengapresiasi kinerja dari coastguard KPLP yang hadir di lokasi tidak lebih dari 20 menit setelah kejadian, juga Basarnas yang hadir beberapa menit setelah KPLP. Tetapi sangat disayangkan, yang banyak menyelamatkan penumpang adalah nelayan

“Diharapkan, instansi pengamanan dan penyelamatan baik KPLP, Basarnas serta Bakamla dan Polair bisa bekerja sama maksimal untuk menemukan korban-korban dari kapal tersebut. Pemerintah bisa menyiapkan ruang tunggu crisis management center yang memberikan data informasi untuk para korban dan keluarganya yang bisa diakses 24 jam,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Wakil Ketua Komisi VII...
Wakil Ketua Komisi VII DPR Soroti Dugaan Oligopoli di Perfilman Indonesia
Prihatin Kapal TKI Ilegal...
Prihatin Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Malaysia, DPR: Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM
DPR Apresiasi Pemerintah...
DPR Apresiasi Pemerintah Sikapi Kenaikan Avtur, Harusnya Tiket Pesawat Tak Naik
Pemerintah Diminta Tambah...
Pemerintah Diminta Tambah Dermaga di Pelabuhan Merak Demi Kelancaran Mudik Lebaran
KBRI Kuala Lumpur Pantau...
KBRI Kuala Lumpur Pantau Pencarian 14 WNI Korban Kecelakaan Kapal di Malaysia
Kapal Migran Tenggelam...
Kapal Migran Tenggelam di Lepas Pantai Malaysia, 14 Orang Hilang
Uji Coba Penertiban...
Uji Coba Penertiban Truk ODOL Bakal Dimulai 1 Juni 2026, Ini 3 Variabelnya
Rekomendasi
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Pasokan Batu Bara Aman,...
Pasokan Batu Bara Aman, PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mulai 21 Juli 2026
Hiburan di Mobil Makin...
Hiburan di Mobil Makin Mudah, Konten Vertikal Jadi Pilihan Baru Penonton
Berita Terkini
Kuasa Hukum Dokter Tifa...
Kuasa Hukum Dokter Tifa Tuding Dakwaan JPU Diskriminatif dan Ada Rekayasa Prosedur
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan di PN Jaksel, Kubu Jokowi Sebut Mengulur Waktu
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved