Sampaikan Duka Mendalam, Menko Polkam Sebut Dr. Marwan sebagai Pejuang Kemanusiaan
Jum'at, 04 Juli 2025 - 18:21 WIB
loading...
Menko Polkam Budi Gunawan menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Direktur Rumah Sakit Indonesia, Dr. Marwan al-Sultan. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Direktur Rumah Sakit Indonesia, Dr. Marwan al-Sultan dalam serangan udara Israel pada Rabu, 2 Juli 2025. Budi menyebut almarhum merupakan sosok teladan dan pejuang kemanusiaan.
"Beliau mendedikasikan hidupnya untuk merawat sesama dalam kondisi yang sangat sulit dan berbahaya. Keberanian dan pengabdiannya menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai kemanusiaan melampaui batas negara, agama, dan konflik," katanya, Jumat (4/7/2025).
Budi Gunawan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas jasa dan dedikasi almarhum. "Almarhum bukan hanya milik Gaza, tetapi juga milik dunia, seorang anak bangsa yang memilih jalan pengabdian di medan yang sunyi namun penuh arti," ujarnya.
Baca juga: Menko Polkam Budi Gunawan Hadiri HUT ke-79 Bhayangkara di Monas
Pascaserangan ini, Pemerintah Indonesia akan menyuarakan prinsip hukum humaniter internasional yang mana serangan terhadap tenaga medis yang merupakan bentuk pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia.
"Pemerintah Indonesia terus menyerukan penghormatan terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan internasional, khususnya perlindungan terhadap fasilitas kesehatan dan tenaga medis di wilayah konflik," kata Budi.
Baca juga: Pemerintah Tetapkan 4 Pulau Masuk Wilayah Aceh, Menko Polkam: Stabilitas Nasional-Keadilan Prioritas Utama
Budi Gunawan juga menyampaikan duka yang mendalami bagi keluarga yang ditinggalkan dan selalu mengiringi doa terbaik untuk almarhum.
"Kepada keluarga besar Dr. Marwan dan seluruh tim medis yang masih bertugas di Gaza, kami sampaikan simpati yang tulus dan doa yang khusyuk. Semoga almarhum husnul khatimah, dan semangat kemanusiaannya tetap hidup dan menjadi inspirasi," pungkasnya.
"Beliau mendedikasikan hidupnya untuk merawat sesama dalam kondisi yang sangat sulit dan berbahaya. Keberanian dan pengabdiannya menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai kemanusiaan melampaui batas negara, agama, dan konflik," katanya, Jumat (4/7/2025).
Budi Gunawan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas jasa dan dedikasi almarhum. "Almarhum bukan hanya milik Gaza, tetapi juga milik dunia, seorang anak bangsa yang memilih jalan pengabdian di medan yang sunyi namun penuh arti," ujarnya.
Baca juga: Menko Polkam Budi Gunawan Hadiri HUT ke-79 Bhayangkara di Monas
Pascaserangan ini, Pemerintah Indonesia akan menyuarakan prinsip hukum humaniter internasional yang mana serangan terhadap tenaga medis yang merupakan bentuk pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia.
"Pemerintah Indonesia terus menyerukan penghormatan terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan internasional, khususnya perlindungan terhadap fasilitas kesehatan dan tenaga medis di wilayah konflik," kata Budi.
Baca juga: Pemerintah Tetapkan 4 Pulau Masuk Wilayah Aceh, Menko Polkam: Stabilitas Nasional-Keadilan Prioritas Utama
Budi Gunawan juga menyampaikan duka yang mendalami bagi keluarga yang ditinggalkan dan selalu mengiringi doa terbaik untuk almarhum.
"Kepada keluarga besar Dr. Marwan dan seluruh tim medis yang masih bertugas di Gaza, kami sampaikan simpati yang tulus dan doa yang khusyuk. Semoga almarhum husnul khatimah, dan semangat kemanusiaannya tetap hidup dan menjadi inspirasi," pungkasnya.
(cip)
Lihat Juga :