Direktur RS Indonesia Tewas Diserang Israel, PBNU: Ini Sungguh Perbuatan Biadab!

Jum'at, 04 Juli 2025 - 13:05 WIB
loading...
Direktur RS Indonesia...
Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi mengecam keras serangan udara Israel yang mengakibatkan meninggalnya Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza, dr. Marwan al-Sultan bersama anggota keluarganya. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) turut berduka atas wafatnya Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza, dr. Marwan al-Sultan bersama anggota keluarganya dalam serangan udara Israel. Serangan brutal itu menghantam kediaman korban di kawasan Tal al-Hawa, sebelah barat daya Kota Gaza, Rabu (2/7/2025).

"Kita sangat berduka atas wafatnya direktur RS Gaza sebagai syahid , semoga senantiasa mendapatkan limpahan rahmat dari Allah," kata Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi atau Gus Fahrur saat dihubungi, Jumat (4/7/2025).

Baca juga: Tentara Israel Bunuh Direktur Rumah Sakit Indonesia dan Keluarganya

Pihaknya juga mengecam keras serangan terhadap tenaga medis yang merupakan bentuk pelanggaran terhadap hak asasi manusia. Sebab fasilitas medis dan tenaga kesehatan dilindungi oleh hukum humaniter internasional.



"Kita mengecam keras serangan tersebut, Ini sungguh perbuatan biadab, menyerang rumah sakit dan tenaga medis, adalah satu kejahatan terhadap kemanusiaan," tuturnya.

Pasca kejadian ini, dia meminta pemerintah Indonesia untuk melayangkan protes kepada dunia internasional atas serangan Israel yang telah melanggar hukum humaniter internasional.

Selain itu, mendorong pemerintah Indonesia untuk menyerukan penghentian kekejaman Israel terhadap Gaza dan gencatan senjata.

Baca juga: Dibom Israel hingga Berkeping-keping, Dokter Marwan Al-Sultan Berjuang hingga Napas Terakhir

"Pemerintah harus melakukan protes keras kepada dunia internasional atas tindakan genosida Israel yg sudah melanggar hukum internasional," ujar dia.

Diketahui, Dr. Marwan al-Sultan merupakan sosok yang berdedikasi tinggi dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat Gaza, khususnya selama masa-masa krisis kemanusiaan yang berkepanjangan.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi rekan-rekan sejawat, tetapi juga bagi para pasien dan seluruh masyarakat Gaza yang mengenalnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
AHWA dan Masa Depan...
AHWA dan Masa Depan Kepemimpinan NU
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Rekomendasi
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Berita Terkini
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Nanik S Deyang Bakal...
Nanik S Deyang Bakal Diperiksa di Kasus Dugaan Korupsi MBG? Kejagung: Iya Berpotensi
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved