Tragedi Kapal Tenggelam di Selat Bali, Ketua DPR: Perbaiki Tata Kelola Transportasi!

Jum'at, 04 Juli 2025 - 08:31 WIB
loading...
Tragedi Kapal Tenggelam...
Personel Basarnas melakukan pencarian korban tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani prihatin atas insiden tragedi tenggelamnya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali. Puan meminta pemerintah untuk memperbaiki tata kelola transportasi agar dapat mengutamakan keselamatan penumpang.

Tragedi Kapal Tenggelam di Selat Bali, Ketua DPR: Perbaiki Tata Kelola Transportasi!


"Kami pimpinan DPR dan anggota DPR tentu saja mengucapkan turut berduka cita atas tragedi atau musibah yang terjadi atas korban KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali yang saat ini masih dalam proses pencarian," kata Puan dalam keterangannya, Jumat (4/7/2025).

Baca juga: Update Korban KMP Tunu Pratama Jaya: 35 Penumpang Ditemukan, 30 Orang Masih Hilang

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) ini pun meminta pemerintah untuk memperbaiki tata kelola transportasi laut. Tujuannya, kata dia, agar tidak terulang lagi musibah serupa.



"Dan kami berharap kepada seluruh stakeholder terkait transportasi untuk bisa tetap memperbaiki tata kelola transportasi yang ada sehingga keselamatan dari seluruh awak dan penumpang yang ada. Jangan sampai terjadi lagi musibah seperti ini," tuturnya.

Lebih lanjut, Puan mengatakan bahwa pemerintah juga perlu melakukan mitigasi bencana atas perubahan cuaca ekstrem yang terjadi di Indonesia belakangan ini.

"Memang situasi atau cuaca banyak menjadi salah satu hal, namun mitigasi dan antisipasi seperti ini harus dilakukan," sebut Puan.

Baca juga: Mencekam! Kesaksian Korban Selamat KMP Tunu Pratama Jaya, Cuma 3 Menit Kapal Langsung Tenggelam

Seperti diketahui, sebuah kapal penyeberangan milik operator swasta bernama KMP Tunu Pratama Jaya, tenggelam saat berlayar di lintasan Ketapang-Gilimanuk, Selat Bali, Rabu (2/7/2025) malam.

KMP Tunu Pratama Jaya membawa 65 orang, terdiri dari 53 penumpang dan 12 kru kapal, serta 22 unit kendaraan. Hingga Kamis (3/7/2025) malam, operasi pencarian dan pertolongan berhasil menemukan 35 orang penumpang kapal.

Rinciannya, 29 orang ditemukan selamat dan 6 orang dalam keadaan tewas. Sedangkan korban yang hilang dan masih dalam proses pencarian sebanyak 30 orang.

"Seluruh alat SAR yang ada diberdayakakan pada malam itu sampai dengan pagi hari. Sehingga ditemukan beberapa korban, yang selamat 29 dan enam dalam kondisi meninggal dunia," kata Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan dan Kesiapsiagaan, Ribut Eko Suyatno, Kamis (3/7/2025).

Eko juga memastikan enam orang yang ditemukan meninggal dunia telah berhasil diidentifikas oleh Rumah Sakit di Gilimanuk. Jenazah langsung diserahkan kepada keluarga pada Kamis (3/7/2025) malam.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prihatin Kapal TKI Ilegal...
Prihatin Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Malaysia, DPR: Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM
Puan Beberkan 4 RUU...
Puan Beberkan 4 RUU yang Bakal Fokus Dibahas di Masa Sidang Ini, Apa Saja?
Soroti WFH Bagi ASN,...
Soroti WFH Bagi ASN, Ketua DPR: Produktivitas Pelayanan Publik Harus Tetap Terjaga
Puan: RUU PPRT Beri...
Puan: RUU PPRT Beri Kepastian Hukum, Perlindungan, dan Penghormatan Hak Pekerja Rumah Tangga
Tragedi Siswa SD Bunuh...
Tragedi Siswa SD Bunuh Diri di NTT, Ketua DPR: Jadi Titik Evaluasi Sistem Pendidikan
2 Kapal Tenggelam Akibat...
2 Kapal Tenggelam Akibat Cuaca Ekstrem, Kemenhub Diminta Tak Remehkan Peringatan BMKG
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Salat di Masjid DPR,...
Salat di Masjid DPR, Puan Harap Iduladha 2026 Jadi Momen Rajut Kepedulian Sosial
KBRI Kuala Lumpur Pantau...
KBRI Kuala Lumpur Pantau Pencarian 14 WNI Korban Kecelakaan Kapal di Malaysia
Rekomendasi
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved