6 Orang Ditangkap Polisi Terkait Demo Aksi Tolak Zero ODOL
Rabu, 02 Juli 2025 - 19:51 WIB
loading...
Polisi menangkap enam orang terkait aksi demo menolak kebijakan Zero ODOL di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (2/7/2025). Foto/Muhammad Refi Sandi
A
A
A
JAKARTA - Polisi menangkap enam orang terkait aksi unjuk rasa atau demo menolak kebijakan Zero Over Load Over Dimension (ODOL). Enam orang itu ditangkap terkait aksi yang berlangsung di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (2/7/2025).
"Kurang lebih tadi ada enam orang yang ditangkap," ungkap Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Askhabul Kahfi kepada wartawan, Rabu (2/7/2025).
Baca juga: Ribuan Sopir Truk Demo Tolak Aturan ODOL di Tol Soroja: Kami Bukan Penjahat
Kahfi tak merinci atas alasan enam orang itu ditangkap. Namun demikian menurutnya enam orang itu akan dimintai keterangan lebih lanjut.
"Nanti akan kita mintai keterangan lebih lanjut," ungkap dia.
Dalam kesempatan yang sama, Kahfi juga mengungkap alasan polisi melakukan pembubaran terhadap massa pengunjuk rasa. Menurutnya, massa dibubarkan lantaran tidak tertib dalam menyampaikan aspirasinya.
"Kita sudah memberikan toleransi waktu. Kegiatan tidak berjalan dengan tertib. Namun demikian kita lihat sendiri mereka menutup jalan kembali kemudian mengancam, sehingga dengan terpaksa kita lakukan penertiban," tutur dia.
Baca juga: Perang Melawan ODOL: Pengusaha Baik Merasa Dikhianati, Tuntut Insentif Bukan Sekadar Janji Manis
Sebelumnya, dua kelompok massa menggelar aksi unjuk rasa di sekitaran Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu (2/7/2025).
Demo dilakukan massa aliansi sopir truk Over Dimension Over Loading (ODOL) di kawasan Patung Kuda dan Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) di Balai Kota Jakarta.
Pantauan iNews Media Group dilokasi terlihat massa JRMK hampir menutup seluruh badan jalan Medan Merdeka Selatan mengarah ke Patung Kuda. Terlihat massa aksi membawa atribut demo berisikan tuntutan agar dapat menempati Kampung Susun Bayam (KSB).
"Kampung Bayam, Kampung Prioritas," tulis salah satu poster tuntutan.
Terlihat pula sejumlah aparat kepolisian dibantu Satpol PP berjaga di pagar Balai Kota. Satu unit water cannon juga disiagakan.
Sementara itu, lalu lintas Jalan Medan Merdeka Selatan dari arah Patung Kuda ke Tugu Tani terlihat ditutup karena banyaknya armada truk yang terparkir di badan jalan imbas demo aturan ODOL.
"Kurang lebih tadi ada enam orang yang ditangkap," ungkap Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Askhabul Kahfi kepada wartawan, Rabu (2/7/2025).
Baca juga: Ribuan Sopir Truk Demo Tolak Aturan ODOL di Tol Soroja: Kami Bukan Penjahat
Kahfi tak merinci atas alasan enam orang itu ditangkap. Namun demikian menurutnya enam orang itu akan dimintai keterangan lebih lanjut.
"Nanti akan kita mintai keterangan lebih lanjut," ungkap dia.
Dalam kesempatan yang sama, Kahfi juga mengungkap alasan polisi melakukan pembubaran terhadap massa pengunjuk rasa. Menurutnya, massa dibubarkan lantaran tidak tertib dalam menyampaikan aspirasinya.
"Kita sudah memberikan toleransi waktu. Kegiatan tidak berjalan dengan tertib. Namun demikian kita lihat sendiri mereka menutup jalan kembali kemudian mengancam, sehingga dengan terpaksa kita lakukan penertiban," tutur dia.
Baca juga: Perang Melawan ODOL: Pengusaha Baik Merasa Dikhianati, Tuntut Insentif Bukan Sekadar Janji Manis
Sebelumnya, dua kelompok massa menggelar aksi unjuk rasa di sekitaran Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu (2/7/2025).
Demo dilakukan massa aliansi sopir truk Over Dimension Over Loading (ODOL) di kawasan Patung Kuda dan Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) di Balai Kota Jakarta.
Pantauan iNews Media Group dilokasi terlihat massa JRMK hampir menutup seluruh badan jalan Medan Merdeka Selatan mengarah ke Patung Kuda. Terlihat massa aksi membawa atribut demo berisikan tuntutan agar dapat menempati Kampung Susun Bayam (KSB).
"Kampung Bayam, Kampung Prioritas," tulis salah satu poster tuntutan.
Terlihat pula sejumlah aparat kepolisian dibantu Satpol PP berjaga di pagar Balai Kota. Satu unit water cannon juga disiagakan.
Sementara itu, lalu lintas Jalan Medan Merdeka Selatan dari arah Patung Kuda ke Tugu Tani terlihat ditutup karena banyaknya armada truk yang terparkir di badan jalan imbas demo aturan ODOL.
(shf)
Lihat Juga :