Roy Suryo Cs Mangkir Panggilan Polda Metro Jaya di Kasus Ijazah Jokowi, Ini Alasannya

Rabu, 02 Juli 2025 - 18:55 WIB
loading...
Roy Suryo Cs Mangkir...
Roy Suryo mangkir dari panggilan pemeriksaan kasus tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) di Polda Metro Jaya pada Rabu (2/7/2025). Foto/Muhammad Refi Sandi
A A A
JAKARTA - Roy Suryo mangkir dari panggilan pemeriksaan kasus tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) di Polda Metro Jaya pada Rabu (2/7/2025). Namun, dia terlihat hadir dalam acara konferensi pers Forum Purnawirawan Prajurit (FPP) TNI dan masyarakat sipil atas sikap acuh parlemen terhadap usulan pemakzulan Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Ia terlihat mengenakan kaos bergambar Gibran dengan tulisan 'Sedang Mencari Lapangan Kerja'.

Baca juga: Roy Suryo Cs Abaikan Undangan Klarifikasi dari Polda Metro Jaya terkait Laporan Relawan Jokowi

"Hari ini kebetulan saya memang hadir di sini tidak di Polda Metro Jaya karena apa? Saya, dokter Rismon yg hari ini ada di Pasar Pramuka, kemudian dokter Tifa yang hari ini lagi ada di tempat lain. Kami siap 11 ribu triliun persen untuk hadir sebenarnya," ujar Roy Suryo di Kemang, Jakarta Selatan.



"Tapi atas rekomendasi dari para kuasa hukum kami karena apa? satu, mereka-mereka yang lapor ini yang klarifikasi sekaranf ini baru sifatnya undangan, undangan klarifikasi tidak ada pro justicia-nya dan mereka-mereka itu tidak terkait langsung dengan korban atau tidak terkait langsung dengan pelapor yaitu tidak terkait dengan Jokowi," sambungnya.

Oleh karena itu, Roy Suryo mengaku disarankan tidak perlu menghadiri pemanggilan tersebut.

"Jadi ini laporan-laporan dari orang-orang yang tidak punya legal standing ngapain kita datang kemudian tidak ada locus-nya, tidak ada tempus-nya dalam surat itu sehingga kami disarankan untuk tidak perlu hadir makanya saya pun hadir membersamai para purnawirawan TNI," sambungnya.

Baca juga: Roy Suryo Cs Tuntut Bareskrim Tindak Lanjuti Semua Data Universitas Pasar Pramuka

Roy Suryo mengkritisi Polda Metro Jaya agar lebih profesional, lebih presisi dalam memproses aduan dari masyarakat yang tidak ada legal standingnya

"Pengaduan yang tidak ada siapa terlapornya, pengaduan yang tidak ada tempus-nya, pengaduan yang tidak ada locus-nya jangan diproses," ucapnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Replik, Kubu Roy Suryo...
Replik, Kubu Roy Suryo Tetap Minta Hakim Nyatakan Penangkapannya Tidak Sah
Jokowi Lakukan Safari...
Jokowi Lakukan Safari Politik, Puan: Alangkah Baiknya Jaga Situasi Tetap Kondusif
Polda Metro Bakal Limpahkan...
Polda Metro Bakal Limpahkan Kurnia Tri Royani, Rustam Effendi, dan Rizal Fadillah ke Kejati DKI
Roy Suryo Siapkan Saksi...
Roy Suryo Siapkan Saksi Buktikan Penangkapannya Tidak Sesuai Aturan
Polda Metro Jaya Minta...
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Seluruh Permintaan Praperadilan Roy Suryo
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Rekomendasi
Penuhi Target 100 GW...
Penuhi Target 100 GW PLTS, Kesiapan SDM Lokal Jadi Syarat Mutlak
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Berita Terkini
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved