Prabowo ke Arab Saudi, Bahas Politik Timur Tengah hingga Penyelenggaraan Haji
Selasa, 01 Juli 2025 - 18:30 WIB
loading...
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Arab Saudi akan membicarakan sejumlah agenda. Foto/Binti Mufarida
A
A
A
JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Arab Saudi akan membicarakan sejumlah agenda. Kerja sama kedua negara, situasi di Timur Tengah (Timteng), hingga penyelenggaraan haji masuk dalam agenda kunjungan tersebut.
"Agendanya adalah kunjungan kenegaraan, tentu ada beberapa agenda yang akan dibicarakan oleh kedua pemimpin negara. Pastilah akan berbicara masalah politik, kerja sama politik baik Indonesia antara Arab Saudi maupun politik di Timur Tengah ," ujar Prasetyo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (1/7/2025).
Lebih lanjut, Prasetyo pun mengatakan bahwa Presiden Prabowo berencana membicarakan perbaikan penanganan haji dengan otoritas Kerajaan Arab Saudi. "Termasuk rencana kita untuk memiliki sendiri kampung haji di Arab Saudi."
Baca Juga: Presiden Prabowo Terbang ke Arab Saudi, Ini Agendanya
Prasetyo mengatakan, kunjungan Prabowo ke Arab Saudi waktunya bertepatan sekali dengan selesainya penyelenggaraan haji. Dia pun berharap apa yang dibicarakan nanti akan menjadikan penyelenggaraan haji tahun berikutnya akan jauh lebih baik lagi.
Menurut Prasretyo, Presiden Prabowo Subianto memberikan catatan-catatan dalam penyelenggaran ibadah haji 1446 H/2025 Masehi. Catatan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji berikutnya.
"Tentunya kan kita bicara bukan puas tidak puas ya, pasti masih ada catatan-catatan untuk terus kita perbaiki ke depan," kata Prasetyo.
Menurut Prasetyo, masukan juga datang dari berbagai pihak, termasuk dari Tim Pengawas Haji DPR serta pemerintah Arab Saudi. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama dan Badan Penyelenggara Haji turut menyampaikan evaluasi atas penyelenggaraan haji tahun ini.
Prasetyo juga menjelaskan, momentum evaluasi ini bertepatan dengan kunjungan Presiden Prabowo ke Arab Saudi dalam rangka menghadiri undangan resmi dari pemerintah setempat.
"Makanya ini waktunya tepat sekali ya, selesai penyelenggaraan haji, Pak Presiden mendapatkan undangan. Beliau kemudian secara waktu bertepatan dengan agenda ke BRICS. Jadi dalam rangkaian ini bisa beliau menghadiri undangan dari pemerintah Arab Saudi sekaligus untuk segera mungkin kita mempersiapkan pelaksanaan haji tahun depan supaya jauh lebih baik lagi,” pungkasnya.
Sebelumnya, menurut Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar yang terlebih dulu bertolak menuju Jeddah, Arab Saudi untuk mendampingi Presiden Prabowo, Kepala Negara akan bertemu dengan pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk membahas tentang penyelenggaraan haji. Termasuk, salah satunya rencana pembangunan perkampungan haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi.
"Insyaallah sebentar lagi kami akan bertolak ke Jeddah mendampingi Bapak Presiden untuk membicarakan persoalan haji. Salah satu agendanya adalah rencana pembangunan perkampungan haji Indonesia di Makkah," ujar Menag.
"Agendanya adalah kunjungan kenegaraan, tentu ada beberapa agenda yang akan dibicarakan oleh kedua pemimpin negara. Pastilah akan berbicara masalah politik, kerja sama politik baik Indonesia antara Arab Saudi maupun politik di Timur Tengah ," ujar Prasetyo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (1/7/2025).
Lebih lanjut, Prasetyo pun mengatakan bahwa Presiden Prabowo berencana membicarakan perbaikan penanganan haji dengan otoritas Kerajaan Arab Saudi. "Termasuk rencana kita untuk memiliki sendiri kampung haji di Arab Saudi."
Baca Juga: Presiden Prabowo Terbang ke Arab Saudi, Ini Agendanya
Prasetyo mengatakan, kunjungan Prabowo ke Arab Saudi waktunya bertepatan sekali dengan selesainya penyelenggaraan haji. Dia pun berharap apa yang dibicarakan nanti akan menjadikan penyelenggaraan haji tahun berikutnya akan jauh lebih baik lagi.
Menurut Prasretyo, Presiden Prabowo Subianto memberikan catatan-catatan dalam penyelenggaran ibadah haji 1446 H/2025 Masehi. Catatan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji berikutnya.
"Tentunya kan kita bicara bukan puas tidak puas ya, pasti masih ada catatan-catatan untuk terus kita perbaiki ke depan," kata Prasetyo.
Menurut Prasetyo, masukan juga datang dari berbagai pihak, termasuk dari Tim Pengawas Haji DPR serta pemerintah Arab Saudi. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama dan Badan Penyelenggara Haji turut menyampaikan evaluasi atas penyelenggaraan haji tahun ini.
Prasetyo juga menjelaskan, momentum evaluasi ini bertepatan dengan kunjungan Presiden Prabowo ke Arab Saudi dalam rangka menghadiri undangan resmi dari pemerintah setempat.
"Makanya ini waktunya tepat sekali ya, selesai penyelenggaraan haji, Pak Presiden mendapatkan undangan. Beliau kemudian secara waktu bertepatan dengan agenda ke BRICS. Jadi dalam rangkaian ini bisa beliau menghadiri undangan dari pemerintah Arab Saudi sekaligus untuk segera mungkin kita mempersiapkan pelaksanaan haji tahun depan supaya jauh lebih baik lagi,” pungkasnya.
Sebelumnya, menurut Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar yang terlebih dulu bertolak menuju Jeddah, Arab Saudi untuk mendampingi Presiden Prabowo, Kepala Negara akan bertemu dengan pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk membahas tentang penyelenggaraan haji. Termasuk, salah satunya rencana pembangunan perkampungan haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi.
"Insyaallah sebentar lagi kami akan bertolak ke Jeddah mendampingi Bapak Presiden untuk membicarakan persoalan haji. Salah satu agendanya adalah rencana pembangunan perkampungan haji Indonesia di Makkah," ujar Menag.
(zik)
Lihat Juga :