Misbakhun Yakin Indonesia Aman dari Efek Perang Israel-Iran
Senin, 30 Juni 2025 - 21:51 WIB
loading...
A
A
A
"Apakah itu ditanggung pemerintah, atau dengan menaikkan harga (BBM). Pasti pemerintah memikirkan ulang. Risiko kenaikan harga BBM pasti ke inflasi," tuturnya.
Meski demikian, Misbakhun juga mengatakan kenaikan harga minyak dunia juga tidak serta-merta menjadi tekanan bagi Indonesia. Misalnya, kenaikan harga minyak akan diikuti peningkatan harga batu bara dan mineral lainnya.
Selain itu, harga minyak yang diproduksi Indonesia juga akan naik karena diekspor. "Minyak yang kita produksi, kita ekspor dalam harga premium," imbuhnya.
Indikator lain yang membuat Misbakhun tetap optimistis ialah pndapatan negara di APBN 2025 per Mei 2025 yang mencapai Rp995,3 triliun atau 33,1% dari target. Jumlah itu bersumber dari pemasukan perpajakan sebesar Rp806,2 triliun dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp188,7 trilun.
Adapun belanja negara mencapai Rp1.016,3 triliun. Dengan demikian, defisitnya di angka Rp21 triliun atau 0,09 persen dari produk domestik bruto (PDB) 2025 yang ditargetkan mencapai Rp24 ribu triliun.
"Angka defisitnya masih 0,09 persen dari PDB," tuturnya.
Meski demikian, Misbakhun juga mengatakan kenaikan harga minyak dunia juga tidak serta-merta menjadi tekanan bagi Indonesia. Misalnya, kenaikan harga minyak akan diikuti peningkatan harga batu bara dan mineral lainnya.
Selain itu, harga minyak yang diproduksi Indonesia juga akan naik karena diekspor. "Minyak yang kita produksi, kita ekspor dalam harga premium," imbuhnya.
Indikator lain yang membuat Misbakhun tetap optimistis ialah pndapatan negara di APBN 2025 per Mei 2025 yang mencapai Rp995,3 triliun atau 33,1% dari target. Jumlah itu bersumber dari pemasukan perpajakan sebesar Rp806,2 triliun dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp188,7 trilun.
Adapun belanja negara mencapai Rp1.016,3 triliun. Dengan demikian, defisitnya di angka Rp21 triliun atau 0,09 persen dari produk domestik bruto (PDB) 2025 yang ditargetkan mencapai Rp24 ribu triliun.
"Angka defisitnya masih 0,09 persen dari PDB," tuturnya.
Lihat Juga :