Kasus Penyiksaan ART Asal Sumba di Batam, Puspadaya Perindo Desak Usut Tuntas Tanpa Kompromi
Kamis, 26 Juni 2025 - 19:57 WIB
loading...
A
A
A
Sekjen Puspadaya Perindo, Amriadi Pasaribu menegaskan keprihatinan mendalam dan kemarahan atas kasus kekerasan ini.
“Dalam kasus ini, kami melihat perempuan sangat direndahkan, bahkan serendah-rendahnya dan dihinakan menyerupai anjing,” kata dia dalam keterangannya, Rabu (25/6/2025).
“Kami mengutuk keras kejadian tersebut dan mendesak pihak kepolisian tidak ada kompromi terhadap kejadian tersebut untuk menangkap dan menahan pelaku,” ujar Amri yang berprofesi sebagai advokat dan pemegang gelar Sarjana Hukum dari FH Universitas Islam Sumatera Utara ini.
Baca juga: Kekerasan Seksual Harus Dihapuskan, Puspadaya Perindo: Negara Tak Boleh Abai, Setiap Korban Harus Dilindungi
Puspadaya Perindo juga mendorong Komnas Perempuan serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Republik Indonesia untuk turun serta melindungi korban, dan melakukan upaya perlindungan sekaligus pemulihan psikologis korban.
“Dalam kasus ini, kami melihat perempuan sangat direndahkan, bahkan serendah-rendahnya dan dihinakan menyerupai anjing,” kata dia dalam keterangannya, Rabu (25/6/2025).
“Kami mengutuk keras kejadian tersebut dan mendesak pihak kepolisian tidak ada kompromi terhadap kejadian tersebut untuk menangkap dan menahan pelaku,” ujar Amri yang berprofesi sebagai advokat dan pemegang gelar Sarjana Hukum dari FH Universitas Islam Sumatera Utara ini.
Baca juga: Kekerasan Seksual Harus Dihapuskan, Puspadaya Perindo: Negara Tak Boleh Abai, Setiap Korban Harus Dilindungi
Puspadaya Perindo juga mendorong Komnas Perempuan serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Republik Indonesia untuk turun serta melindungi korban, dan melakukan upaya perlindungan sekaligus pemulihan psikologis korban.
Lihat Juga :