Debat Panas Netizen Brasil dan Indonesia soal Juliana Marins Tewas di Rinjani

Kamis, 26 Juni 2025 - 09:58 WIB
loading...
Debat Panas Netizen...
Proses evakuasi WNA Brasil Juliana Marins (27) yang jatuh di jurang Gunung Rinjani. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Akun Instagram Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan ( Basarnas ) diserbu netizen Brasil. Umumnya mereka menyuarakan keprihatian atas musibah yang dialami seorang pendaki atau warga negara Brasil Juliana Marins (27) yang tewas usai jatuh ke jurang Gunung Rinjani.

Mereka membanjiri kolom komentar beberapa postingan Instagram Prabowo dan Basarnas. “Empat hari tanpa tindakan merenggut nyawa Juliana Marins. Mengetahui lokasinya namun tetap membiarkannya menderita tanpa air, makanan, atau perlindungan mengungkap kombinasi yang tak bisa diterima antara ketidakmampuan dan kelalaian dari otoritas Taman Nasional Rinjani,” kata salah satu netizen Brasil Carolina Araujo.

“Kami menuntut investigasi pidana, pemecatan segera, dan tinjauan eksternal terhadap protokol penyelamatan — atau kita akan terus menghitung korban jiwa sementara para penanggung jawab bersembunyi di balik alasan,” sambungnya.

Baca juga: Pendaki Brasil Ditemukan Meninggal Dunia di Jurang Gunung Rinjani Sedalam 600 Meter



Komentar tersebut langsung ditimpali oleh netizen Indonesia. “Ya itulah negara kita, sama rakyatnya sendiri aja penanganan lambat dan ga tepat sasaran. harusnya pemerintah brazil menegur pemerintah indonesia mengenai dana basarnas yang dipotong sehingga petugas tidak punya dana dan fasilitas mumpuni untuk menyelamatkan nyawa. memang di Indonesia nyawa murah kalau anda bukan siapa2,” kata netizen Indonesia mfirza.

Tidak sedikit juga terjadi debat panas antara netizen Brasil dengan Indonesia. “Jangan mengunjungi Indonesia. Bahaya kematian yang mengancam,” kata netizen Brasil gillnair_sts.

Komentar tersebut langsung diserang sejumlah netizen Indonesia. “Anda berfikir negara kami adalah negara berbahaya dengan kematian yang akan terjadi? Hahaha Anda lucu, sudahkah negara Anda lebih baik dari negara kami? Kematian bisa terjadi di mana saja termasuk di negara Anda. Banyak turis asing yang datang ke gunung tersebut tapi tidak terjadi apa apa. Berikir lah seblelum mengetik jika anda memiliki akal,” kata netizen Indonesia Muhammad Fahrozi Nuh.

Baca juga: Cerita Relawan SAR Lombok Timur Evakuasi WNA Brasil, Nginap di Jurang Gunung Rinjani Sedalam 600 Meter

Di sisi lain, ada juga netizen Indonesia di akun Instagram edonn_28 yang menyebut tragedi tersebut membuka luka sekaligus mata. “Penyelamatan Juliana adalah cermin bahwa sistem tanggap darurat kita belum siap untuk kondisi ekstrem,” katanya.

“Koordinasi lamban, tidak adanya suplai darurat saat korban masih hidup, serta protokol evakuasi yang terlalu tergantung pada markas di bawah — adalah kelemahan nyata yang tak bisa dibantah. Waktu adalah segalanya, dan waktu itu hilang,” sambungnya.

Namun, menurut dia, ini bukan tentang menyalahkan satu-dua orang. Ini soal sistem. “Kepada mereka yang mengatakan, ‘medannya berat, cuacanya buruk,’ — itu semua benar. Tapi justru itu inti dari pekerjaan penyelamatan: hadir di saat tersulit. Jangan jadikan medan ekstrem sebagai tameng permanen untuk menutupi stagnasi. Negara lain juga punya gunung, jurang, dan badai — tapi mereka belajar, membangun sistem, dan melatih kesiapsiagaan,” jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SEAblings vs KNetz:...
SEAblings vs KNetz: Studi Kasus Krisis Komunikasi Budaya di Era Viralnya Identitas Digital
Ditegur Netizen usai...
Ditegur Netizen usai Salah Tuding Kejagung soal Temuan Rp1 Triliun, Pandji Pragiwaksono Minta Maaf
Bertahan Hidup dalam...
Bertahan Hidup dalam Budaya Penghakiman
Bantu Cari Korban Jiwa...
Bantu Cari Korban Jiwa Bencana Banjir Sumatera, Basarnas Kerahkan Anjing K-9
Pemerintah dan Dunia...
Pemerintah dan Dunia Usaha Dorong Pembiayaan Hutan Berkelanjutan di Forum COP30
Utusan Khusus Presiden...
Utusan Khusus Presiden Resmikan Paviliun Indonesia di COP30 Belém
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Rekomendasi
100 Jenama Indonesia...
100 Jenama Indonesia Unjuk Gigi di MASA Singapore 2026, Astra Dorong Kolaborasi Bersama
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
Purbaya dan Said Iqbal...
Purbaya dan Said Iqbal Mau Makan Siang Bareng Besok, Ada Apa?
Berita Terkini
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Pengamat Militer dan...
Pengamat Militer dan Intelijen: Kunjungan PM India ke Indonesia Fokus pada 5 Pilar Utama
Kortas Tipikor Tetapkan...
Kortas Tipikor Tetapkan Eks Dirut PTPN XI Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pabrik Gula Assembagoes
NU, Antara Tradisi Pesantren,...
NU, Antara Tradisi Pesantren, Profesionalisme Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved