Ketua Dewan Syuro PKB: Pesantren Punya Modal Lengkap untuk Bertransformasi dan Inovasi

Rabu, 25 Juni 2025 - 05:56 WIB
loading...
Ketua Dewan Syuro PKB:...
Ketua Dewan Syuro PKB KH. Maruf Amin menilai, pondok pesantren mempunyai modal lengkap untuk melakukan transformasi dan inovasi. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH. Ma'ruf Amin menilai, pondok pesantren mempunyai modal lengkap untuk melakukan transformasi dan inovasi dalam menghadapi semua tantangan zaman. Kendati demikian transformasi dan inovasi ini hanya bisa terwujud jika dibarengi dengan sikap serta cara pandang yang benar dari para pemangku pesantren.

“Mestinya pesantren itu merupakan lembaga paling transformatif dan inovatif karena mempunyai model lengkap. Mulai dari paradigma, kerangka berpikir, hingga cara bersikap yang dikembangkan di pesantren semua mengarahkan pada keluwesan dan kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan jaman,” ujar KH Ma’ruf Amin saat membuka Konferensi Internasional Transformasi Pesantren di Hotel Sahid, Jakarta, pada Selasa (24/6/ 2025).

Wakil Presiden ke-13 RI tersebut menjelaskan paradigma di pesantren bersumber dari cara berpikir utuh yang tidak hanya bersumber pada teks semata tetapi juga pemahaman terhadap konteks. Paradigma ini sangat berpotensi mewujudkan tranformasi maupun inovasi sesuai dengan tantangan zaman.

Baca juga: Tim Monitoring dan Pencegahan KPK Sambangi DPP PKB Diskusi Tata Kelola Parpol

“Paradigma yang saya maksud dalam konteks pesantren adalah paradigma yang inovatif, sehingga mampu mendorong perbaikan secara berkelanjutan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Selain paradigma transformatif, lanjut Kiai Ma’ruf pemikiran di pesantren selalu bersifat dinamis. Para santri selalu belajar memecahkan berbagai persoalan di masyarakat melalui cara berpikir tawasuth, tasamuh, tawazun, dan itidal khas ahlul sunah wal jamaah (Aswaja).

Baca juga: Wamenkop Kunjungi Ponpes Buya Yahya Cirebon, Dukung Transformasi BMT Al-Bahjah

“Situasi ini membuat para santri selalu dinamis tidak statis sehingga mereka selalu siap dengan berbagai perubahan-perubahan besar,” katanya.

Hanya saja modal paradigma dan cara berpikir yang luar biasa tersebut, kata Kiai Ma’ruf tidak menjadi karakter serta sikap di kehidupan sehari-hari. Ada beberapa penyebabnya di antaranya sikap menahan diri dan qonaah dari para pemangku pesantren.


“Banyak para kiai yang membiasakan diri untuk mengambil sesuai dengan cara sedikit. Ini baik secara personal tetapi kurang bagus dalam mememenuhi kepentingan umat. Dalam perebutan kekuasaan misalnya kalangan pesantren kerap menahan diri, padahal kekuasaan jika digunakan secara benar sangat bermanfaat bagi kepentingan agama dan bangsa,” ujarnya.

Kiai Ma’ruf menegaskan PKB sebagai partai politik memiliki komitmen kuat terhadap pesantren karena akar historis dan ideologisnya. “Banyak yang bertanya, kenapa PKB mengurus pesantren? Karena pimpinan pesantren adalah para kiai, dan PKB sejak awal didirikan sebagai wadah politik para kiai,” tegasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
Rekomendasi
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Berita Terkini
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved