Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Rp9,9 Triliun Era Nadiem, Pakar Hukum: Coreng Dunia Pendidikan
Senin, 23 Juni 2025 - 17:17 WIB
loading...
A
A
A
“Hal yang seharusnya untuk kepentingan para siswa, malah menjadi ladang korupsi orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tuturnya.
Dia berpendapat bahwa Kejagung tidak perlu khawatir jika ada pihak yang menuding langkah-langkah hukumnya sebagai politisasi hukum. Menurutnya, bicara hukum adalah bicara barang bukti.
Sehingga jika memang ada bukti kuat, Kejagung tidak perlu mengkhawatirkannya. “Tidak mungkin ada pelanggaran hukum kok dibiarkan saja,” tegas Hibnu.
Kejagung tengah menyidik kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek tahun 2019-2022. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli mengatakan, penyidik pada Jampidsus mendalami dugaan adanya permufakatan jahat oleh berbagai pihak dengan mengarahkan tim teknis agar membuat kajian teknis terkait pengadaan bantuan peralatan yang berkaitan dengan pendidikan teknologi pada 2020.
“Kejagung melakukan penggeledahan di dua tempat tinggal staf khusus, yaitu Fiona Handayani dan Juris Stan. Keduanya juga telah diperiksa Kejagung. “Jika itu menjadi kebutuhan penyidikan, maka bisa saja dilakukan itu (pemeriksaan Nadiem),” kata Harli.
Dia berpendapat bahwa Kejagung tidak perlu khawatir jika ada pihak yang menuding langkah-langkah hukumnya sebagai politisasi hukum. Menurutnya, bicara hukum adalah bicara barang bukti.
Sehingga jika memang ada bukti kuat, Kejagung tidak perlu mengkhawatirkannya. “Tidak mungkin ada pelanggaran hukum kok dibiarkan saja,” tegas Hibnu.
Kejagung tengah menyidik kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek tahun 2019-2022. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli mengatakan, penyidik pada Jampidsus mendalami dugaan adanya permufakatan jahat oleh berbagai pihak dengan mengarahkan tim teknis agar membuat kajian teknis terkait pengadaan bantuan peralatan yang berkaitan dengan pendidikan teknologi pada 2020.
“Kejagung melakukan penggeledahan di dua tempat tinggal staf khusus, yaitu Fiona Handayani dan Juris Stan. Keduanya juga telah diperiksa Kejagung. “Jika itu menjadi kebutuhan penyidikan, maka bisa saja dilakukan itu (pemeriksaan Nadiem),” kata Harli.
(rca)
Lihat Juga :