MUI Serukan Solidaritas untuk Palestina dan Terus Perkuat Gerakan Boikot Produk Terafiliasi Israel
Kamis, 19 Juni 2025 - 06:25 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya seruan moral, langkah ini juga sejalan dengan pandangan Iran yang menyebut tekanan ekonomi sebagai cara paling efektif untuk menghentikan agresi Israel. Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menyatakan bahwa tekanan dalam bentuk kecaman atau deklarasi tidak lagi cukup.
Boroujerdi mendorong negara-negara Muslim, termasuk Indonesia, untuk mengambil langkah konkret seperti memboikot produk Israel guna melemahkan perekonomian dan kekuatan militer Zionis. “Kita dapat mencegah tindakan ilegal Israel dan mengancam keberadaan mereka dengan memboikot produknya serta memblokir komoditas yang dibutuhkan Israel,” ujar Boroujerdi dalam konferensi pers di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 17 Juni 2025.
Diketahui, meski Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel, perdagangan kedua negara masih berlangsung. Berdasarkan, data Kementerian Perdagangan, nilai perdagangan bilateral Indonesia-Israel mencapai USD 237 juta pada 2024, naik dari USD 187 juta pada 2023.
Baca juga: Dubes Iran Mohammad Boroujerdi: Kami Tidak Mengenal Negara yang Bernama Israel
Nilai perdagangan telah menyentuh USD 97,8 juta pada Januari-April 2025, naik dari USD 81,7 juta di periode yang sama tahun lalu. Data tersebut dianggap menjadi pengingat penting bahwa gerakan boikot tidak hanya seruan simbolik, namun bisa menjadi instrumen nyata dalam menghentikan kejahatan kemanusiaan dan memperkuat solidaritas dunia Islam terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Boroujerdi mendorong negara-negara Muslim, termasuk Indonesia, untuk mengambil langkah konkret seperti memboikot produk Israel guna melemahkan perekonomian dan kekuatan militer Zionis. “Kita dapat mencegah tindakan ilegal Israel dan mengancam keberadaan mereka dengan memboikot produknya serta memblokir komoditas yang dibutuhkan Israel,” ujar Boroujerdi dalam konferensi pers di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 17 Juni 2025.
Diketahui, meski Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel, perdagangan kedua negara masih berlangsung. Berdasarkan, data Kementerian Perdagangan, nilai perdagangan bilateral Indonesia-Israel mencapai USD 237 juta pada 2024, naik dari USD 187 juta pada 2023.
Baca juga: Dubes Iran Mohammad Boroujerdi: Kami Tidak Mengenal Negara yang Bernama Israel
Nilai perdagangan telah menyentuh USD 97,8 juta pada Januari-April 2025, naik dari USD 81,7 juta di periode yang sama tahun lalu. Data tersebut dianggap menjadi pengingat penting bahwa gerakan boikot tidak hanya seruan simbolik, namun bisa menjadi instrumen nyata dalam menghentikan kejahatan kemanusiaan dan memperkuat solidaritas dunia Islam terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Lihat Juga :