Guru Besar Kedokteran Ajukan Mosi Tak Percaya pada Menkes, Pengamat: Reputasinya Sudah Anjlok
Selasa, 17 Juni 2025 - 20:10 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah harus mengubah fokus dari mengobati menjadi mencegah sakit. Diikuti oleh program-program konkret untuk menciptakan pola hidup sehat. Dunia kedokteran juga harus dibenahi dengan memberi mereka insentif yang fair sehingga dapat menghentikan praktik pelanggaran etika kedokteran, praktik conflict of interest, dan lain sebagainya.
Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah mengatakan perlu ada dialog terbuka antara Menkes Budi Gunadi Sadikin dan guru besar kedokteran. Dia menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat, dalam hal ini guru besar fakultas kedokteran untuk dilibatkan dalam mengambil kebijakan.
"Karena kebijakan kesehatan ini kelihatan elitis dan cenderung dipaksakan, sehingga para dokter yang telah lama berkecimpung di bidang kesehatan diabaikan," ujarnya.
Di sisi lain kebijakan pemerintah juga tidak selamanya salah. Trubus menyebut aturan pemerataan dokter dan dokter spesialis ke daerah 3T memang dibutuhkan. Selama ini dokter mengundurkan diri dari jabatan jika ditugaskan ke daerah 3T, padahal pemerintah memiliki tanggung jawab untuk pemerataan kesehatan.
Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah mengatakan perlu ada dialog terbuka antara Menkes Budi Gunadi Sadikin dan guru besar kedokteran. Dia menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat, dalam hal ini guru besar fakultas kedokteran untuk dilibatkan dalam mengambil kebijakan.
"Karena kebijakan kesehatan ini kelihatan elitis dan cenderung dipaksakan, sehingga para dokter yang telah lama berkecimpung di bidang kesehatan diabaikan," ujarnya.
Di sisi lain kebijakan pemerintah juga tidak selamanya salah. Trubus menyebut aturan pemerataan dokter dan dokter spesialis ke daerah 3T memang dibutuhkan. Selama ini dokter mengundurkan diri dari jabatan jika ditugaskan ke daerah 3T, padahal pemerintah memiliki tanggung jawab untuk pemerataan kesehatan.
(jon)
Lihat Juga :