2.500 Kader Muslimat NU Dilatih Paralegal, Menkum: Kita Ingin Bentuk 7.000 Posbankum

Sabtu, 14 Juni 2025 - 16:18 WIB
loading...
2.500 Kader Muslimat...
Kemenhum menggelar pelatihan paralegal untuk 2.500 kader Muslimat NU di seluruh Indonesia. Pelatihan ini diharapakan bisa melahirkan 7.000 Posbankum. Foto/Achmad Al Fiqri
A A A
JAKARTA - Kementerian Hukum (Kemenhum ) menggelar pelatihan paralegal untuk 2.500 kader Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di seluruh Indonesia pada Sabtu (14/6/2025). Pelatihan ini diharapakan bisa melahirkan pos bantuan hukum (Posbankum) di daerah.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Hukum Supratman Andi Agtas saat memberi sambutan di acara Pembukaan Pelatihan Paralegal Nasional Muslimat NU di Kantor Kementerian Hukum, Sabtu (14/6/2025).

Baca juga: Polda Metro Tetapkan Paralegal hingga Petugas Medis Jadi Tersangka

"Kita ingin cari dalam pelatihan paralegal ini adalah yang pertama menemukan keadilan, itu pendekatannya sangat sederhana dari orientasi dan keinginan kita untuk membentuk pos bantuan hukum," ujar Supratman.



Melalui Posbankum, Supratman berkata, keadilan yang ingin diwujudkan tak perlu merujuk teori, melainkan norma yang ada di masyarakat. Ia pun optimistis bahwa peserta pelatihan paralegal ini bisa terus meningkat setiap waktu.

"Hari ini 2.500, Insya Allah angkatannya akan datang bisa menjadi 5.000, 10.000 (peserta), sehingga Ibu Min sebagai Kepala BPHN juga pasti bayangkan, kepada ibu sekalian, target kami untuk tahun ini hanya 7.000 Posbankum," tuturnya.

Supratman menyampaikan, pihaknya telah membuat 5.008 Posbankum di seluruh Indonesia. Dengan menggandeng Muslimat NU, ia berharap target pembentukan 7 ribu Posbankum bisa tercapai.

Baca juga: Paralegal PBHI Diserang di Tamansari, Satpol PP Kota Bandung Angkat Bicara

"Saya berharap kolaborasi ini bisa menjadi kekuatan bangsa dalam rangka menyelesaikan persoalan-persoalan hukum yang tidak selamanya harus diselesaikan lewat proses didikasi," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa memberi atensi terhadap kasus hubungan seksual sedarah atau inses. Ia meminta agar para kadernya untuk memberi bantuan hukum atas kasus tersebut.

"Persoalan incest ini persoalan yang tidak mudah kita selesaikan karena pelaku utamanya adalah ayah kandung, berikutnya kakak kandung, berikutnya paman, selalu tiga elemen ini menjadi pelaku inses," tutur Khofifah.

"Oleh karena itu tidak mudah bagi anggota keluarga untuk mencari solusi bagaimana menyelesaikan persoalan-persoalan inses ini. Kami berharap bahwa muslimat yang ada di lini paling bawah, di desa-desa, bahkan sub-desa, melalui anak ranting, ini akan menjadi bagian untuk mencari solusi bagaimana pos bankum," pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rustini Muhaimin Dorong...
Rustini Muhaimin Dorong Kemandirian Santri Lewat Pelatihan Menjahit
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
Menkum Supratman Sampaikan...
Menkum Supratman Sampaikan Capaian Posbankum di Legal Forum Rusia dan Perkuat Kerja Sama Ekstradisi Narapidana
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
3 Satuan Pendidikan...
3 Satuan Pendidikan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Punya Dampak Hukum
Rekomendasi
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Tegaskan Komitmen Tata Kelola Guna Jaga Kepercayaan Nasabah
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Berita Terkini
Hari Ini Sidang Perdana...
Hari Ini Sidang Perdana Dokter Tifa, Area PN Jaktim Disekat Ketat
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
Infografis
3 Mineral Langka Ukraina...
3 Mineral Langka Ukraina Termahal Ingin Direbut Paksa AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved