Mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie: Enggak Usah Kembali ke UUD 1945 Asli
Jum'at, 13 Juni 2025 - 14:03 WIB
loading...
A
A
A
"Itulah undang-undang dasar tertulis paling tipis di dunia dalam sejarah. Kebalikan dengan UUD India tahun 46 sebagai konstitusi paling tebal di dunia. India paling tebal, Indonesia itu paling tipis," ujar Jimly.
Jadi, kata Jimly, UUD 1945 jangan dianggap sempurna ketika naskah yang begitu abstrak diimplementasikan. "Itu hanya sekali masalah. Mana yang konstitusional, mana yang tidak, tergantung siapa yang membutuhkan kekuasaan," imbuhnya.
Atas dasar itu, Jimly menilai, keliru bila Indonesia mengadopsi UUD 1945 yang asli. Ia pun mengimbau seluruh pihak untuk tak over idealis.
"Tapi kita ini sebagai penerus, terus-menerus harus memperbaikinya. Sesuai dengan prinsip living and evolving constitution. Jadi jangan romantis ingin balik lagi, kita perbaiki ke depan," pungkasnya.
Jadi, kata Jimly, UUD 1945 jangan dianggap sempurna ketika naskah yang begitu abstrak diimplementasikan. "Itu hanya sekali masalah. Mana yang konstitusional, mana yang tidak, tergantung siapa yang membutuhkan kekuasaan," imbuhnya.
Atas dasar itu, Jimly menilai, keliru bila Indonesia mengadopsi UUD 1945 yang asli. Ia pun mengimbau seluruh pihak untuk tak over idealis.
"Tapi kita ini sebagai penerus, terus-menerus harus memperbaikinya. Sesuai dengan prinsip living and evolving constitution. Jadi jangan romantis ingin balik lagi, kita perbaiki ke depan," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :