Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Kerusuhan Los Angeles
Rabu, 11 Juni 2025 - 17:01 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, saat ini otoritas setempat juga memberlakukan jam malam di sebagian pusat kota LA. Bahkan, Polisi setempat telah mulai menangkap puluhan pengunjuk rasa yang protes terhadap kebijakan Trump ini.
Lebih lanjut, Judha memastikan bahwa dua WNI yang sebelumnya ditangkap otoritas imigrasi federal (DHS) Jumat (6/6/2025) bukan dikarenakan ikut berdemo. “Sebagaimana disampaikan sebelumnya, 2 WNI ditangkap karena pelanggaran keimigrasian. Mereka bukan ditangkap karena ikut demo,” tegasnya.
Judha pun menerangkan, pemerintah Indonesia terus memberikan perhatian terhadap situasi di LA saat ini. Pemerintah Indonesia juga meminta WNI yang tinggal di AS untuk menghindari tempat keramaian.
“Bagi WNI yang memiliki rencana perjalanan ke AS, agar memastikan penggunaan visa yang valid dan sesuai peruntukannya serta mengantisipasi pemeriksaan imigrasi yang lebih ketat saat ketibaan di bandara di AS,” katanya.
Judha mengimbau WNI yang menghadapi keadaan darurat agar bisa menghubungi hotline perlindungan WNI. “KBRI Washington DC: 202 569 7996, KJRI Chicago: 312 547 9114, KJRI Los Angeles: 213 590 8095, KJRI New York: 347 806-9279, KJRI San Fransisco: 415 875 0793, KJRI Houston: 713 282 5544, Tekan Tombol Darurat di aplikasi Safe Travel Kemlu,” pungkasnya.
Lebih lanjut, Judha memastikan bahwa dua WNI yang sebelumnya ditangkap otoritas imigrasi federal (DHS) Jumat (6/6/2025) bukan dikarenakan ikut berdemo. “Sebagaimana disampaikan sebelumnya, 2 WNI ditangkap karena pelanggaran keimigrasian. Mereka bukan ditangkap karena ikut demo,” tegasnya.
Judha pun menerangkan, pemerintah Indonesia terus memberikan perhatian terhadap situasi di LA saat ini. Pemerintah Indonesia juga meminta WNI yang tinggal di AS untuk menghindari tempat keramaian.
“Bagi WNI yang memiliki rencana perjalanan ke AS, agar memastikan penggunaan visa yang valid dan sesuai peruntukannya serta mengantisipasi pemeriksaan imigrasi yang lebih ketat saat ketibaan di bandara di AS,” katanya.
Judha mengimbau WNI yang menghadapi keadaan darurat agar bisa menghubungi hotline perlindungan WNI. “KBRI Washington DC: 202 569 7996, KJRI Chicago: 312 547 9114, KJRI Los Angeles: 213 590 8095, KJRI New York: 347 806-9279, KJRI San Fransisco: 415 875 0793, KJRI Houston: 713 282 5544, Tekan Tombol Darurat di aplikasi Safe Travel Kemlu,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :