Presiden Prabowo Luncurkan Rantis Maung MV 3 Listrik Buatan Pindad Bernama Pandu
Rabu, 11 Juni 2025 - 14:43 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto meluncurkan kendaraan taktis listrik MV3 EV buatan PT Pindad yang diberi nama Pandu. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meluncurkan kendaraan taktis listrik MV3 EV buatan PT Pindad yang diberi nama Pandu. Peresmian itu dilakukan saat meresmikan pembukaan Indo Defence Expo & Forum 2025 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (11/6/2025).
Dalam peluncuran itu, Kepala Negara turut didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan serta Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin. Sebagai bagian dari acara peluncuran, Presiden Prabowo menandatangani plakat di atas kap mobil listrik MV3 EV "Pandu".
MV3 Tactical EV merupakan kendaraan taktis 4x4 bertenaga listrik hasil pengembangan PT Pindad. Kendaraan ini berbasis platform MV3 yang sebelumnya telah dimodifikasi menjadi berbagai varian, seperti MV3 Garuda Limousine (kendaraan resmi kepresidenan) serta seri Maung MV3 dalam varian Tangguh atau Spartan, Jelajah, dan Komando.
Baca juga: Prabowo: Bangsa yang Tak Mau Investasi Pertahanan, Biasanya Bangsa Itu Menjadi Budak
Kehadiran MV3 Tactical EV menunjukkan komitmen PT Pindad sebagai industri pertahanan dalam berinovasi dan mengadopsi teknologi ramah lingkungan.
Adapun nama Pandu ini dipilih dari tokoh Wiracarita Mahabharata yang melambangkan perintis atau yang pertama. Diharapkan, kehadiran kendaraan ini dapat mendukung perkembangan kendaraan listrik nasional di masa depan.
Baca juga: Tahajud di Medan Operasi, Doa Jenderal TNI Ini Tembus Langit saat Bebaskan Sandera di Mapenduma
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyebutkan acara itu bertujuan untuk memberikan kesempatan industri pertahanan dalam negeri maupun luar negeri mengikuti perkembangan teknologi khususnya di bidang pertahanan.
"Expo ini dimaksud untuk memberi kesempatan bagi industri pertahanan dalam negeri. Industri pertahanan negara-negara sahabat, dunia akademisi di indonesia semua unsur-unsur pimpinan politik dan kemasyarakatan. Dan tentunya generasi muda Republik Indonesia. Untuk mengikuti perkembangan teknologi dan sains khususnya di bidang pertahanan," kata Prabowo.
Sebagai informasi, Indo Defence 2025 digelar pada 11–14 Juni 2025 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Kegiatan ini diikuti oleh 1.180 perusahaan dari 55 negara. Beberapa negara membangun paviliun tersendiri untuk menampilkan keunggulan industri pertahanannya, misalnya saja Turki, Amerika Serikat, dan Prancis.
Dalam peluncuran itu, Kepala Negara turut didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan serta Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin. Sebagai bagian dari acara peluncuran, Presiden Prabowo menandatangani plakat di atas kap mobil listrik MV3 EV "Pandu".
MV3 Tactical EV merupakan kendaraan taktis 4x4 bertenaga listrik hasil pengembangan PT Pindad. Kendaraan ini berbasis platform MV3 yang sebelumnya telah dimodifikasi menjadi berbagai varian, seperti MV3 Garuda Limousine (kendaraan resmi kepresidenan) serta seri Maung MV3 dalam varian Tangguh atau Spartan, Jelajah, dan Komando.
Baca juga: Prabowo: Bangsa yang Tak Mau Investasi Pertahanan, Biasanya Bangsa Itu Menjadi Budak
Kehadiran MV3 Tactical EV menunjukkan komitmen PT Pindad sebagai industri pertahanan dalam berinovasi dan mengadopsi teknologi ramah lingkungan.
Adapun nama Pandu ini dipilih dari tokoh Wiracarita Mahabharata yang melambangkan perintis atau yang pertama. Diharapkan, kehadiran kendaraan ini dapat mendukung perkembangan kendaraan listrik nasional di masa depan.
Baca juga: Tahajud di Medan Operasi, Doa Jenderal TNI Ini Tembus Langit saat Bebaskan Sandera di Mapenduma
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyebutkan acara itu bertujuan untuk memberikan kesempatan industri pertahanan dalam negeri maupun luar negeri mengikuti perkembangan teknologi khususnya di bidang pertahanan.
"Expo ini dimaksud untuk memberi kesempatan bagi industri pertahanan dalam negeri. Industri pertahanan negara-negara sahabat, dunia akademisi di indonesia semua unsur-unsur pimpinan politik dan kemasyarakatan. Dan tentunya generasi muda Republik Indonesia. Untuk mengikuti perkembangan teknologi dan sains khususnya di bidang pertahanan," kata Prabowo.
Sebagai informasi, Indo Defence 2025 digelar pada 11–14 Juni 2025 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Kegiatan ini diikuti oleh 1.180 perusahaan dari 55 negara. Beberapa negara membangun paviliun tersendiri untuk menampilkan keunggulan industri pertahanannya, misalnya saja Turki, Amerika Serikat, dan Prancis.
(cip)
Lihat Juga :