Dirjen Bimas Islam: Keluarga Harmonis Pilar Utama Lahirnya Generasi Berkualitas
Selasa, 10 Juni 2025 - 18:04 WIB
loading...
Dirjen Bimas Islam Kemenag Abu Rokhmad mengajak masyarakat untuk meneladani nilai-nilai yang diajarkan Nabi Ibrahim dalam membangun keluarga harmonis. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) Abu Rokhmad mengajak masyarakat untuk meneladani nilai-nilai yang diajarkan Nabi Ibrahim dalam membangun keluarga harmonis. Sebab keluarga harmonis merupakan pilar utama dalam membentuk generasi berkualitas.
Hal itu dikatakan Abu Rokhmad pada perayaan Malam Takbir Nasional bertajuk “Ketahanan Keluarga sebagai Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045”.
Dalam kesempatan itu, Abu menyerukan pentingnya meneladani nilai-nilai Nabi Ibrahim a.s. dalam membangun keluarga yang kuat, beriman, dan berakhlak. “Keluarga harmonis adalah pilar utama lahirnya generasi berkualitas,” tegas Abu dikutip, Selasa (10/6/2025).
Baca juga: Tiba di Masjid Istiqlal, Prabowo Laksanakan Salat Iduladha dan Serahkan Hewan Kurban
Menurut Abu, perjalanan Nabi Ibrahim bersama Siti Hajar dan Ismail a.s. ketika hijrah ke Mekkah adalah gambaran nyata bahwa ujian dalam keluarga adalah sesuatu yang manusiawi. Namun, dengan keteguhan iman dan ketaatan kepada Allah, setiap ujian dapat dihadapi dengan kekuatan hati dan solidaritas antaranggota keluarga.
"Peristiwa Nabi Ibrahim meninggalkan Siti Hajar dan Ismail di lembah gersang adalah simbol perjuangan seorang ayah dan ibu menjaga nilai-nilai ketauhidan sekaligus menjaga keharmonisan keluarga. Bahkan ketika Ismail menangis kehausan, Hajar tetap berjuang, berlari antara Shafa dan Marwah, hingga akhirnya air Zamzam keluar sebagai berkah dari Allah," jelasnya.
Baca juga: Daging Kurban Sapi Prabowo-Gibran untuk Makan Bergizi 2.000 Anak Yatim di Masjid Istiqlal
Usai mengikuti kegiatan takbir nasional, ribuan umat Islam memadati Masjid Istiqlal Jakarta untuk melaksanakan Salat Iduladha 1446 H, Jumat, 6 Juni 2025. Presiden Prabowo Subianto turut hadir bersama para Menteri Kabinet Merah Putih, duta besar negara sahabat, Plh. Sekjen Kementerian Agama Suyitno, Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad, dan Direktur Penerangan Agama Islam Ahmad Zayadi.
Salat Iduladha dipimpin oleh Imam Masjid Istiqlal KH. Muzzakir Abdurrahman, sementara khotbah disampaikan oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung, KH. Wan Jamaluddin Z. Kegiatan ini melibatkan 2.000 personel TNI, 250 personel inti dari Polda Metro Jaya, 500 personel gabungan, 155 personel Satgas Paspampres, serta tim protokol presiden dan wakil presiden.
Pengamanan dilakukan secara profesional demi memastikan pelaksanaan ibadah berjalan tertib dan khidmat. “Atas arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar, seluruh layanan bagi jemaah harus dimaksimalkan, mulai dari keamanan, kenyamanan tempat, hingga kemudahan akses bagi semua golongan,” katanya.
Usai melaksanakan Salat Ied, dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban, termasuk sapi kurban milik Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sapi kurban yang disumbangkan oleh Gereja Katedral Jakarta turut disembelih pada hari yang sama.
Prosesi penyembelihan dipimpin langsung oleh Plt. Imam Besar Masjid Istiqlal, Mulawarman Hannase di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Masjid Istiqlal pada Sabtu, 7Juni 2025 sekitar pukul 07.30 WIB.
Sapi milik Presiden Prabowo disembelih terlebih dahulu, kemudian disusul penyembelihan sapi milik Wakil Presiden Gibran. Masjid Istiqlal tahun ini menerima sebanyak 136 hewan kurban yang kemudian didistribusikan kepada sejumlah yayasan dan masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, pada Minggu, 8 Juni 2025 Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) juga melaksanakan penyembelihan 12 hewan kurban di halaman kompleks Wisma Haji Kementerian Agama, Jakarta Timur. Prosesi penyembelihan disaksikan oleh pegawai Bimas Islam bersama Dharma Wanita Persatuan, Baznas, Lembaga Amil Zakat, dan Bank Syariah Indonesia.
Hewan kurban terdiri atas 10 ekor sapi dan 2 ekor kambing, hasil partisipasi pegawai serta mitra kerja Bimas Islam. Distribusi daging kurban dilakukan sebagai bagian dari layanan sosial keagamaan, menjangkau kaum duafa dan warga sekitar kantor. Prinsip efisiensi dan transparansi dijaga melalui kerja sama lintas unit.
Hal itu dikatakan Abu Rokhmad pada perayaan Malam Takbir Nasional bertajuk “Ketahanan Keluarga sebagai Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045”.
Dalam kesempatan itu, Abu menyerukan pentingnya meneladani nilai-nilai Nabi Ibrahim a.s. dalam membangun keluarga yang kuat, beriman, dan berakhlak. “Keluarga harmonis adalah pilar utama lahirnya generasi berkualitas,” tegas Abu dikutip, Selasa (10/6/2025).
Baca juga: Tiba di Masjid Istiqlal, Prabowo Laksanakan Salat Iduladha dan Serahkan Hewan Kurban
Menurut Abu, perjalanan Nabi Ibrahim bersama Siti Hajar dan Ismail a.s. ketika hijrah ke Mekkah adalah gambaran nyata bahwa ujian dalam keluarga adalah sesuatu yang manusiawi. Namun, dengan keteguhan iman dan ketaatan kepada Allah, setiap ujian dapat dihadapi dengan kekuatan hati dan solidaritas antaranggota keluarga.
"Peristiwa Nabi Ibrahim meninggalkan Siti Hajar dan Ismail di lembah gersang adalah simbol perjuangan seorang ayah dan ibu menjaga nilai-nilai ketauhidan sekaligus menjaga keharmonisan keluarga. Bahkan ketika Ismail menangis kehausan, Hajar tetap berjuang, berlari antara Shafa dan Marwah, hingga akhirnya air Zamzam keluar sebagai berkah dari Allah," jelasnya.
Baca juga: Daging Kurban Sapi Prabowo-Gibran untuk Makan Bergizi 2.000 Anak Yatim di Masjid Istiqlal
Usai mengikuti kegiatan takbir nasional, ribuan umat Islam memadati Masjid Istiqlal Jakarta untuk melaksanakan Salat Iduladha 1446 H, Jumat, 6 Juni 2025. Presiden Prabowo Subianto turut hadir bersama para Menteri Kabinet Merah Putih, duta besar negara sahabat, Plh. Sekjen Kementerian Agama Suyitno, Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad, dan Direktur Penerangan Agama Islam Ahmad Zayadi.
Salat Iduladha dipimpin oleh Imam Masjid Istiqlal KH. Muzzakir Abdurrahman, sementara khotbah disampaikan oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung, KH. Wan Jamaluddin Z. Kegiatan ini melibatkan 2.000 personel TNI, 250 personel inti dari Polda Metro Jaya, 500 personel gabungan, 155 personel Satgas Paspampres, serta tim protokol presiden dan wakil presiden.
Pengamanan dilakukan secara profesional demi memastikan pelaksanaan ibadah berjalan tertib dan khidmat. “Atas arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar, seluruh layanan bagi jemaah harus dimaksimalkan, mulai dari keamanan, kenyamanan tempat, hingga kemudahan akses bagi semua golongan,” katanya.
Usai melaksanakan Salat Ied, dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban, termasuk sapi kurban milik Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sapi kurban yang disumbangkan oleh Gereja Katedral Jakarta turut disembelih pada hari yang sama.
Prosesi penyembelihan dipimpin langsung oleh Plt. Imam Besar Masjid Istiqlal, Mulawarman Hannase di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Masjid Istiqlal pada Sabtu, 7Juni 2025 sekitar pukul 07.30 WIB.
Sapi milik Presiden Prabowo disembelih terlebih dahulu, kemudian disusul penyembelihan sapi milik Wakil Presiden Gibran. Masjid Istiqlal tahun ini menerima sebanyak 136 hewan kurban yang kemudian didistribusikan kepada sejumlah yayasan dan masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, pada Minggu, 8 Juni 2025 Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) juga melaksanakan penyembelihan 12 hewan kurban di halaman kompleks Wisma Haji Kementerian Agama, Jakarta Timur. Prosesi penyembelihan disaksikan oleh pegawai Bimas Islam bersama Dharma Wanita Persatuan, Baznas, Lembaga Amil Zakat, dan Bank Syariah Indonesia.
Hewan kurban terdiri atas 10 ekor sapi dan 2 ekor kambing, hasil partisipasi pegawai serta mitra kerja Bimas Islam. Distribusi daging kurban dilakukan sebagai bagian dari layanan sosial keagamaan, menjangkau kaum duafa dan warga sekitar kantor. Prinsip efisiensi dan transparansi dijaga melalui kerja sama lintas unit.
(cip)
Lihat Juga :