ICW Desak Kejagung Periksa Nadiem Makarim di Kasus Pengadaan Laptop
Sabtu, 07 Juni 2025 - 12:30 WIB
loading...
A
A
A
"Pengadaan yang tidak sesuai kebutuhan dan terkesan dipaksakan kerap berangkat dari adanya permufakatan jahat dan berujung pada korupsi berbagai modus, seperti mark up harga, penerimaan kick back dari penyedia, hingga pungutan liar dalam proses distribusi barang," tutur Almas.
ICW pun mendukung penyelidikan yang dilakukan Kejagung. Kendati demikian, ICW mendesak agar tak hanya staf khusus yang diperiksa dalam pengadaan ini.
Sebab menurutnya pengadaan nominal besar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) merupakan pihak sentra. PPK juga bertanggung jawab melakukan laporan kepada pengguna anggaran.
"Oleh karena itu, pihak lain dari pelaku pengadaan yang perlu diperiksa oleh penyidik Kejagung di antaranya yaitu PPK, kuasa pengguna anggaran, dan Nadiem Makarim selaku menteri atau pengguna anggaran," tegas Almas.
ICW juga meminta Kejaksaan Agung memperjelas informasi dugaan korupsi laptop Kemendikbud, termasuk di dalamnya mengenai bentuk korupsi hingga taksiran dugaan kerugian negara.
ICW pun mendukung penyelidikan yang dilakukan Kejagung. Kendati demikian, ICW mendesak agar tak hanya staf khusus yang diperiksa dalam pengadaan ini.
Sebab menurutnya pengadaan nominal besar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) merupakan pihak sentra. PPK juga bertanggung jawab melakukan laporan kepada pengguna anggaran.
"Oleh karena itu, pihak lain dari pelaku pengadaan yang perlu diperiksa oleh penyidik Kejagung di antaranya yaitu PPK, kuasa pengguna anggaran, dan Nadiem Makarim selaku menteri atau pengguna anggaran," tegas Almas.
ICW juga meminta Kejaksaan Agung memperjelas informasi dugaan korupsi laptop Kemendikbud, termasuk di dalamnya mengenai bentuk korupsi hingga taksiran dugaan kerugian negara.
(rca)
Lihat Juga :