Mantan Wakapolri Oegroseno: Masa Jabatan Kapolri Rata-rata 2,5 Tahun

Jum'at, 06 Juni 2025 - 05:43 WIB
loading...
Mantan Wakapolri Oegroseno:...
Mantan Wakapolri Komisaris Jenderal (Komjen) Pol (Purn) Oegroseno bicara masa jabatan Kapolri masa ke masa selama dirinya aktif di Korps Bhayangkara tersebut. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Mantan Wakapolri Komisaris Jenderal (Komjen) Pol (Purn) Oegroseno bicara masa jabatan Kapolri masa ke masa selama dirinya aktif di Korps Bhayangkara tersebut. Selama dirinya menjadi polisi, rata-rata masa jabatan seorang Kapolri hanya 2,5 tahun.

“Saya mengalami 15 Kapolri, 35 tahun. Kalau masing-masing Kapolri menjabat 3 tahun, berarti 45 tahun. Tapi saya 35 tahun aja, 15 Kapolri. Jadi, rata-rata Kapolri itu 2,5 tahun, bukan 3 tahun,” kata Oegroseno dikutip dari siniar To The Point Aja di YouTube SindoNews, Jumat (6/6/2025).

Dilihat dari laman resmi Polri, beberapa Kapolri masa ke masa selama Oegroseno aktif di kepolisian antara lain Dibyo Widodo (15 Maret 1996 - 28 Juni 1998), Roesmanhadi (29 Juni 1998 - 3 Januari 2000), Roesdihardjo (4 Januari 2000 - 22 September 2000), dan Surojo Bimantoro (23 September 2000 - 21 Juli 2001).

Baca juga: Ini Aturan tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kapolri



“Sebenarnya norma yang sudah berlaku sejak zaman perjuangan Republik Indonesia itu perlu menjadi sejarah yang perlu diperhatikan oleh Bapak Presidenlah,” kata Oegroseno, jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 1978 yang berpengalaman dalam bidang reserse ini.

Pria kelahiran Pati, Jawa Tengah, 17 Februari 1956 ini mengatakan bahwa jabatan sebagai manusia saja ada batasnya. “Jabatan lurah ada batasnya, jabatan bupati ada (batasnya, red), kalau jabatan mau sampai bertahun-tahun kayak kerajaan-kerajaan zaman dulu,” tuturnya.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menepis isu Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo diganti. Pasalnya, Kapolri Listyo justru baru saja menghadap Prabowo Prabowo Subianto untuk memberikan laporan bulanan.



Baca juga: Rekam Jejak Komjen Pol Rudy Heriyanto, Sekjen KKP yang Diisukan Jadi Pengganti Kapolri

"Kemarin baru saja menghadap Pak Presiden, memberikan laporan bulanan seperti biasanya," kata Teddy kepada awak media, Rabu (4/6/2025).

Bahkan, kata Teddy, Kapolri Listyo dijadwalkan akan mendampingi Prabowo dalam acara peninjauan panen jagung di Kalbar, Kamis, 5 Juni 2025.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto pernah berkelakar bahwa dirinya bisa saja tidak mengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Hal itu dikarenakan nama akhir keduanya jika digabung menjadi "Prabowo Subiyanto".

"Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Jadi kalau Kapolri dan Panglima TNI nama terakhirnya itu Prabowo Subiyanto. Jangan-jangan enggak diganti-ganti. Jangan-jangan," kata Prabowo berkelakar saat membuka Sidang Tanwir dan Resepsi Milad ke-112 Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (4/12/2024).

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyapa para jajaran kabinet dan pejabat yang hadir. Mereka di antaranya Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Ketua Komisi VII DPR Saleh Partaonan Daulay, Gubernur NTT terpilih Melkiades Laka Lena, Mendikdasmen Abdul Mu'ti, dan Wamenlu Anis Matta.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat 4 Pati Polri Jadi Komjen, Ini Daftar Lengkapnya
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Evaluasi untuk Wujudkan Harapan Warga
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Namanya
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Mutasi Besar di Polda...
Mutasi Besar di Polda Lampung, Kapolresta hingga 6 Kapolres Diganti
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Rekomendasi
Gol Tah Dianulir VAR...
Gol Tah Dianulir VAR dan Jerman Tersingkir, Klopp: Kalau Begitu Arsenal Bukan Juara!
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa FEB UNIS Tangerang dengan Edukasi Investasi Syariah dan Pelindungan Konsumen
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Berita Terkini
Divonis 10 Tahun Penjara,...
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Ajukan Banding
Polda Metro Bakal Limpahkan...
Polda Metro Bakal Limpahkan Kurnia Tri Royani, Rustam Effendi, dan Rizal Fadillah ke Kejati DKI
Nasaruddin Umar Usul...
Nasaruddin Umar Usul 18.000 Guru Agama Honorer Diprioritaskan Diangkat ASN
Dipercaya 23,3 Juta...
Dipercaya 23,3 Juta Pelaku Usaha Ultra Mikro, PNM Ungkap Pentingnya Integritas
Profil Nadiem Makarim,...
Profil Nadiem Makarim, Menteri Era Jokowi yang Divonis 10 Tahun Penjara
Bumi Eropa Membara,...
Bumi Eropa Membara, Dunia Memilih Bisu: Pelajaran dari Gelombang Panas yang Tak Lagi Anomali
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved