Wamenhan Sebut Pembelian Jet Tempur J-10 dari China Masih Rumor
Rabu, 04 Juni 2025 - 22:44 WIB
loading...
Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan menyatakan pembelian pesawat tempur J-10 dari China masih sebatas rumor. Foto/national interest
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan menyatakan pembelian pesawat tempur J-10 dari China masih sebatas rumor. Hingga kini masih dalam penawaran dan belum ada tim yang dikirim ke negara tersebut.
"Itu masih rumor lah ya," kata Donny, Rabu (4/6/2025).
Donny mengungkapkan, rumor tersebut mencuat usai kepala staf angkatan mengunjungi China untuk menyaksikan air show yang kemudian didapati adanya tawaran untuk pembelian pesawat yang dimaksud.
Baca juga: Indonesia Disebut akan Beli Jet Tempur Bekas J-10 China dan Su-35 Rusia
"Termasuk evaluasi kita juga lah untuk apakah bisa kita menggunakan Jet tersebut ya untuk alutsista kita," ujarnya.
Donny menyebutkan, Indonesia merupakan negara netral yang tidak memiliki batasan bekerja sama dengan negara mana pun terkait pengadaan alutsista.
"Sehingga kalau memang kita evaluasi, ini pesawat ini bagus, ya memenuhi kriteria yang kita tetapkan, apalagi harganya murah, ya kenapa tidak," ucapnya.
Baca juga: Jet Tempur J-10C Buatan China Jatuhkan Rafale Prancis, Pengamat: Jangan Terburu-buru Menyimpulkan
Donny melanjutkan, Indonesia memiliki kriteria dalam pembelian jet tempur, mulai dari integrasi sistem dengan yang dimiliki, kemampuan pesawat, jarak terbang, hingga kelengkapan senjata.
"Nah itu juga harus kita lihat nanti ya. Dan itu belum, kita belum ke arah sana. Ini kan baru penawaran, lalu kemudian kita melihat kemungkinannya. Belum, kita belum kirim tim untuk mendalami itu juga," ujarnya.
"Itu masih rumor lah ya," kata Donny, Rabu (4/6/2025).
Donny mengungkapkan, rumor tersebut mencuat usai kepala staf angkatan mengunjungi China untuk menyaksikan air show yang kemudian didapati adanya tawaran untuk pembelian pesawat yang dimaksud.
Baca juga: Indonesia Disebut akan Beli Jet Tempur Bekas J-10 China dan Su-35 Rusia
"Termasuk evaluasi kita juga lah untuk apakah bisa kita menggunakan Jet tersebut ya untuk alutsista kita," ujarnya.
Donny menyebutkan, Indonesia merupakan negara netral yang tidak memiliki batasan bekerja sama dengan negara mana pun terkait pengadaan alutsista.
"Sehingga kalau memang kita evaluasi, ini pesawat ini bagus, ya memenuhi kriteria yang kita tetapkan, apalagi harganya murah, ya kenapa tidak," ucapnya.
Baca juga: Jet Tempur J-10C Buatan China Jatuhkan Rafale Prancis, Pengamat: Jangan Terburu-buru Menyimpulkan
Donny melanjutkan, Indonesia memiliki kriteria dalam pembelian jet tempur, mulai dari integrasi sistem dengan yang dimiliki, kemampuan pesawat, jarak terbang, hingga kelengkapan senjata.
"Nah itu juga harus kita lihat nanti ya. Dan itu belum, kita belum ke arah sana. Ini kan baru penawaran, lalu kemudian kita melihat kemungkinannya. Belum, kita belum kirim tim untuk mendalami itu juga," ujarnya.
(cip)
Lihat Juga :