Menkes Akui Kasus Covid-19 di Indonesia Naik

Selasa, 03 Juni 2025 - 19:44 WIB
loading...
Menkes Akui Kasus Covid-19...
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengakui bahwa kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan usai dipanggil Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/6/2025). Foto/Binti Mufarida.
A A A
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengakui bahwa kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan. Namun, varian Covid-19 yang terdeteksi di Indonesia tidak mematikan. Hal ini diungkapkan Menkes kepada awak media usai dipanggil Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/6/2025).

Dia pun mengatakan telah melaporkan perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia.

Baca juga: Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Waspada Peningkatan Covid-19, Ini Isinya!

“Itu mengenai Covid, datanya seperti apa. Saya sampaikan bahwa Covid itu memang terjadi kenaikan, tapi kenaikan ini adalah varian-varian yang relatif tidak mematikan,” tegasnya.



Lebih lanjut, Menkes pun meminta masyarakat agar tidak khawatir dengan adanya peningkatan kasus Covid-19.

“Jadi enggak usah terlalu dikhawatirkan supaya masyarakat nggak panik,” imbaunya.

Sebelum bertemu Presiden Prabowo, Menkes pun telah mengatakan bahwa kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia masih kecil.

Baca juga: Kemenkes Deteksi Ada 72 Kasus Covid-19 Varian Baru di Indonesia

“Kita amati kalau ada di Indonesia, kenaikannya itu masih kecil sekali. Masih di puluhan, itu sudah terlihat di pusat-pusat surveilance-lah ada beberapa kita kasih,” paparnya.

Menkes juga mengungkapkan bahwa kasus Covid-19 di luar negeri paling banyak sub varian Omicron.

Dia pun meminta agar masyarakat tidak usah khawatir dengan kenaikan kasus Covid-19.

“Memang di luar negeri naik tapi itu varianya subvarian omicron yang big, yang biasa. Jadi harusnya nggak usah khawatir,” tegasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Kemenkes Widyawati pun telah mengatakan bahwa pihaknya telah mendeteksi 72 kasus Covid-19 varian baru yang menjangkit masyarakat Indonesia sejak Januari 2025.

Sebanyak 72 kasus tersebut terdeteksi berdasarkan hasil pemeriksaan 2.160 spesimen.

Namun, Kemenkes memastikan case fatality rate atau tingkat kematian akibat Covid varian baru yang terdeteksi di Indonesia rendah. Atau bisa dikatakan, Covid varian baru di Indonesia tidak menyebabkan kematian yang tinggi.

“Ada 72 (kasus) selama tahun 2025. (Kasus) varian baru yang tidak membuat keparahan dan kematian,” paparnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan...
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan, Dokter Tifa: Kebenaran Tak Padam di Negara Kita
Prabowo Bertemu Profesor...
Prabowo Bertemu Profesor Imperial College London di Istana, Bahas Apa?
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Rekomendasi
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
Tantri Kotak Jadi Korban...
Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan, Uang Rp10 Miliar Diduga Dibawa Kabur Teman Sendiri
Berita Terkini
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Mahasiswa UBK Desak...
Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM yang Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan karena Diduga Terima Uang
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved