DPD Temukan 3 Masalah Pelayanan Syarikah Ibadah Haji 2025: Negara Wajib Hadir Melindungi Jemaah!
Sabtu, 31 Mei 2025 - 16:13 WIB
loading...
A
A
A
Penunjukan 8 Syarikah ini, lanjut dia, sebenarnya dilakukan agar tidak terjadi monopoli. Namun, ia menekankan, penunjukan syarikah harus dilandasi standarisasi kualitas layanan dan pengawasan yang ketat.
"Penunjukan banyak syarikah sah-sah saja sepanjang tidak mengorbankan kualitas pelayanan. Kita perlu transparansi dalam pelaksanaan kontrak, mekanisme evaluasi, dan pengenaan sanksi atas pelanggaran. Niatnya sudah baik, tapi implementasi di lapangan masih bermasalah," sebutnya.
Kendati demikian, ia meminta agar Kementerian Agama (Kemenag) meningkatkan koordinasi dan pengawasan terhadap seluruh mitra penyelenggara layanan di Arab Saudi.
Selain itu juga melakukan audit menyeluruh pasca musim haji untuk mencegah terulangnya masalah serupa di masa mendatang.
“Negara wajib hadir secara penuh untuk melindungi jemaah. Kita tidak boleh membiarkan warga negara berjuang sendiri dalam ibadahnya. Ini amanat konstitusi dan kemanusiaan,” tandas Dailami.
"Penunjukan banyak syarikah sah-sah saja sepanjang tidak mengorbankan kualitas pelayanan. Kita perlu transparansi dalam pelaksanaan kontrak, mekanisme evaluasi, dan pengenaan sanksi atas pelanggaran. Niatnya sudah baik, tapi implementasi di lapangan masih bermasalah," sebutnya.
Kendati demikian, ia meminta agar Kementerian Agama (Kemenag) meningkatkan koordinasi dan pengawasan terhadap seluruh mitra penyelenggara layanan di Arab Saudi.
Selain itu juga melakukan audit menyeluruh pasca musim haji untuk mencegah terulangnya masalah serupa di masa mendatang.
“Negara wajib hadir secara penuh untuk melindungi jemaah. Kita tidak boleh membiarkan warga negara berjuang sendiri dalam ibadahnya. Ini amanat konstitusi dan kemanusiaan,” tandas Dailami.
(shf)
Lihat Juga :