DPD Temukan 3 Masalah Pelayanan Syarikah Ibadah Haji 2025: Negara Wajib Hadir Melindungi Jemaah!
Sabtu, 31 Mei 2025 - 16:13 WIB
loading...
A
A
A
"Ini menyebabkan ketidaknyamanan dan menambah beban psikologis, terutama bagi jemaah yang lanjut usia dan membutuhkan pendampingan khusus," imbuhnya.
Kedua, kata dia, adanya keterlambatan distribusi kartu nusuk. Padahal, kartu nusuk syarat utama untuk masuk wilayah Madinah dan Mekkah.
Baca juga: Pengurusan Visa Jemaah Haji 2025 Ditutup, Hilman Latief: Termasuk Haji Reguler dan Khusus
"Banyak jemaah yang akhirnya tertahan atau ditolak masuk ke kota suci, meskipun telah tiba sesuai jadwal, karena belum memiliki kartu tersebut," urainya.
Ketiga, absennya muthowif di beberapa kelompok jemaah haji. Ia mengatakan, sejumlah syarikah tidak menyediakan muthowif atau pemandu ibadah, baik dalam prosesi umrah maupun haji.
"Ini menyebabkan kebingungan dan keresahan, terutama bagi jemaah yang belum memahami secara utuh tahapan dan tata cara ibadah, serta kondisi medan di Tanah Suci," papar Dailami.
Kedua, kata dia, adanya keterlambatan distribusi kartu nusuk. Padahal, kartu nusuk syarat utama untuk masuk wilayah Madinah dan Mekkah.
Baca juga: Pengurusan Visa Jemaah Haji 2025 Ditutup, Hilman Latief: Termasuk Haji Reguler dan Khusus
"Banyak jemaah yang akhirnya tertahan atau ditolak masuk ke kota suci, meskipun telah tiba sesuai jadwal, karena belum memiliki kartu tersebut," urainya.
Ketiga, absennya muthowif di beberapa kelompok jemaah haji. Ia mengatakan, sejumlah syarikah tidak menyediakan muthowif atau pemandu ibadah, baik dalam prosesi umrah maupun haji.
"Ini menyebabkan kebingungan dan keresahan, terutama bagi jemaah yang belum memahami secara utuh tahapan dan tata cara ibadah, serta kondisi medan di Tanah Suci," papar Dailami.
Lihat Juga :