Jenderal Purn Dudung Ogah Maju Jadi Caketum PPP, Usman M Tokan: Hal Biasa
Jum'at, 30 Mei 2025 - 10:24 WIB
loading...
Dudung Abdurachman. Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menyatakan tak akan maju menjadi calon ketua umum (caketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Petinggi PPP pun merespons pernyataan mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) tersebut.
"Saya tidak (maju sebagai caketum PPP). Ya, saya belum berminat politik," kata Dudung di Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta Pusat, Kamis (29/5/2029).
Mantan Pangdam Jaya itu pun mengaku belum berkomunikasi apa pun dengan kader PPP. "Belum, belum ada," ujar Dudung.
Menanggapi pernyataan Dudung, Juru Bicara PPP Usman M Tokan menyebut pihaknya telah mendengar kabar bahwa Dudung Abdurachman ingin bergabung ke PPP. Kata Usman, banyak kader yang menaruh harapan terhadap Dudung bisa membesarkan PPP.
Baca Juga: Dikabarkan Dukung Amran Sulaiman Jadi Ketum PPP, Jokowi: Semuanya Saya Dukung
"Sejak awal kami mendengar kabar bahwa beliau berkeinginan untuk bergabung ke PPP dan banyak kader menaruh simpati dan menerima dengan senang hati apabila beliau bisa bersama kader dan pengurus partai membesarkan PPP," kata Usman saat dihubungi, Jumat (30/5/2025).
Usman mengatakan, perkembangan partai umat Islam di Indonesia ini sangat dinamis. Apalagi, saat PPP tidak lolos ke parlemen. Kendati demikian, Usman menganggap wajar bila Dudung menyatakan tak ingin maju sebagai caketum PPP.
"Dari sekian banyak nama yang sempat muncul ke permukaan, saat ini sudah ada pernyataan Gus Ipul tidak sanggup memimpin PPP dan sekarang kalau ada pernyataan Pak Dudung yang mundur dari pencalonan di Muktamar PPP, kami anggap hal biasa," tuturnya.
Namun, ia menilai, perebutan kursi kekuasaan partai berlambang Ka'bah itu akan semakin seru. Ia pun meminta publik untuk melihat pengerucutan nama yang berpotensi maju ke dalam bursa pencalonan caketum PPP.
"Saat ini pengurus DPP, DPW maupun DPC PPP seluruh Indonesia sedang membenahi diri untuk menyambut pesta demokrasi 5 tahunan yaitu Muktamar yang insyaallah rencananya akan dilaksanakan dibulan September 2025," pungkas Usman.
"Saya tidak (maju sebagai caketum PPP). Ya, saya belum berminat politik," kata Dudung di Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta Pusat, Kamis (29/5/2029).
Mantan Pangdam Jaya itu pun mengaku belum berkomunikasi apa pun dengan kader PPP. "Belum, belum ada," ujar Dudung.
Menanggapi pernyataan Dudung, Juru Bicara PPP Usman M Tokan menyebut pihaknya telah mendengar kabar bahwa Dudung Abdurachman ingin bergabung ke PPP. Kata Usman, banyak kader yang menaruh harapan terhadap Dudung bisa membesarkan PPP.
Baca Juga: Dikabarkan Dukung Amran Sulaiman Jadi Ketum PPP, Jokowi: Semuanya Saya Dukung
"Sejak awal kami mendengar kabar bahwa beliau berkeinginan untuk bergabung ke PPP dan banyak kader menaruh simpati dan menerima dengan senang hati apabila beliau bisa bersama kader dan pengurus partai membesarkan PPP," kata Usman saat dihubungi, Jumat (30/5/2025).
Usman mengatakan, perkembangan partai umat Islam di Indonesia ini sangat dinamis. Apalagi, saat PPP tidak lolos ke parlemen. Kendati demikian, Usman menganggap wajar bila Dudung menyatakan tak ingin maju sebagai caketum PPP.
"Dari sekian banyak nama yang sempat muncul ke permukaan, saat ini sudah ada pernyataan Gus Ipul tidak sanggup memimpin PPP dan sekarang kalau ada pernyataan Pak Dudung yang mundur dari pencalonan di Muktamar PPP, kami anggap hal biasa," tuturnya.
Namun, ia menilai, perebutan kursi kekuasaan partai berlambang Ka'bah itu akan semakin seru. Ia pun meminta publik untuk melihat pengerucutan nama yang berpotensi maju ke dalam bursa pencalonan caketum PPP.
"Saat ini pengurus DPP, DPW maupun DPC PPP seluruh Indonesia sedang membenahi diri untuk menyambut pesta demokrasi 5 tahunan yaitu Muktamar yang insyaallah rencananya akan dilaksanakan dibulan September 2025," pungkas Usman.
(zik)
Lihat Juga :