Bertemu Perdana Menteri China, Puan Minta Dukungan Akhiri Perang di Gaza
Minggu, 25 Mei 2025 - 20:18 WIB
loading...
A
A
A
View this post on Instagram
Pada saat itu, Indonesia dan China bersama-sama ingin membebaskan negara-negara berkembang yang ada di Asia Afrika untuk mendapatkan kemerdekaannya.
"Jadi hubungan ini sudah berjalan dari dulu yang tadi mana Yang Mulia Perdana Menteri Li Qiang menyatakan bahwa hubungan itu dimulai dari persahabatan antara Yang Mulia Mao Zedong dengan Bapak Presiden Soekarno, dan itu berlanjut sampai sekarang," tuturnya.
"Alhamdulillah mudah-mudahan hubungan ini bisa semakin baik, semakin erat dan tentu saja meningkat dari waktu ke waktu untuk kesejahteraan kedua rakyat yang ada di kedua negara," pungkasnya.
Dalam pertemuan bilateral ini, Puan didampingi Ketua Komisi I DPR Utut Adianto, Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR Irine Yusiana Roba Putri, Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris, Wakil Ketua Komisi XI DPR Dolfie Othniel Frederic Palit, Anggota Komisi I DPR Junico BP Siahaan, Anggota Komisi III DPR Gilang Dhielafararez, hingga Duta Besar RI untuk China, Djauhari Oratmangun.
Sementara itu, PM China Li Qiang didampingi Chairman Komisi Reformasi dan Pembangunan atau National Development and Reform Commission (NDRC) China, Zheng Shanjie hingga Menteri Perdagangan China, Wang Wentao, Duta Besar China untuk RI Wang Lutong, dan sejumlah perwakilan kabinet China lainnya.
(rca)
Lihat Juga :