Kementrans-Pandutani Indonesia Bersinergi Akselerasi Program Transformasi Transmigrasi
Rabu, 21 Mei 2025 - 22:31 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian dukungan percepatan pembangunan dan pengembangan program transformasi transmigrasi meliputi kegiatan pertanian, perindustrian, dan infrastruktur pertanian yang berkelanjutan. Terakhir, kegiatan lain yang disepakati para pihak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Baca juga: Prabowo Optimistis Wujudkan Swasembada Pangan
"Sejak awal berdiri pada 17 Agustus 2008, Pandutani Indonesia ini memang fokus pada pemberdayaan petani, nelayan dan para pelaku UMKM. Bagaimana caranya memerdekakan petani, hingga ekonominya maju dan sejahtera. Pandutani juga berupaya menghadirkan pertanian berkelanjutan, salah satunya penanganan emisi karbon yang bisa diterapkan di kawasan transmigrasi," ujar Ketua Umum Pandutani Indonesia, Sarjan Tahir.
Setali tiga uang, Mentrans M Iftitah Sulaiman Suryanegara juga sepakat bahwa petani harus merdeka. Untuk itulah, kata Iftitah, program transmigrasi harus bertransformasi, tidak hanya sebatas memindahkan penduduk dari satu daerah ke daerah lainnya di Indonesia.
"Dalam konteks program transformasi transmigrasi warga transmigran untuk berkolaborasi dengan para stakeholders, tidak lagi bergantung sepenuhnya dengan pembiayaan dari pemerintah," ujar Iftitah dalam sambutannya.
"Kita minta Pandutani untuk membantu menyiapkan para transmigran, bagaimana nantinya bersama membangun kawasan ekonomi yang terintegrasi. Warga trasmigran bisa mandiri, lebih berkarakter dan bertanggungjawab," sambung Iftitah.
Dalam kesempatan tersebut, Iftitah juga sempat menyinggung program Transmigran Patriot yang saat ini tengah dimatangkan konsepnya oleh Kementrans bersama pihak terkait lainnya.
Baca juga: Prabowo Optimistis Wujudkan Swasembada Pangan
"Sejak awal berdiri pada 17 Agustus 2008, Pandutani Indonesia ini memang fokus pada pemberdayaan petani, nelayan dan para pelaku UMKM. Bagaimana caranya memerdekakan petani, hingga ekonominya maju dan sejahtera. Pandutani juga berupaya menghadirkan pertanian berkelanjutan, salah satunya penanganan emisi karbon yang bisa diterapkan di kawasan transmigrasi," ujar Ketua Umum Pandutani Indonesia, Sarjan Tahir.
Setali tiga uang, Mentrans M Iftitah Sulaiman Suryanegara juga sepakat bahwa petani harus merdeka. Untuk itulah, kata Iftitah, program transmigrasi harus bertransformasi, tidak hanya sebatas memindahkan penduduk dari satu daerah ke daerah lainnya di Indonesia.
"Dalam konteks program transformasi transmigrasi warga transmigran untuk berkolaborasi dengan para stakeholders, tidak lagi bergantung sepenuhnya dengan pembiayaan dari pemerintah," ujar Iftitah dalam sambutannya.
"Kita minta Pandutani untuk membantu menyiapkan para transmigran, bagaimana nantinya bersama membangun kawasan ekonomi yang terintegrasi. Warga trasmigran bisa mandiri, lebih berkarakter dan bertanggungjawab," sambung Iftitah.
Dalam kesempatan tersebut, Iftitah juga sempat menyinggung program Transmigran Patriot yang saat ini tengah dimatangkan konsepnya oleh Kementrans bersama pihak terkait lainnya.
Lihat Juga :