Tim Monitoring dan Pencegahan KPK Sambangi DPP PKB Diskusi Tata Kelola Parpol
Senin, 19 Mei 2025 - 19:48 WIB
loading...
A
A
A
Cucun juga memaparkan urgensi dana Banpol dinaikkan dengan alokasi penggunaan yang lebih fleksibel. Sebab tingginya biaya Pemilu bisa ditekan dengan memperkuat kemandirian parpol.
"Kuncinya itu adalah kemandirian parpol. Itu bisa diwujudkan dengan dana Banpol dinaikkan. KPK sendiri kita tahu sudah beberapa kali memberikan rekomendasi dana Banpol naik Rp12.000 per suara," ungkap Cucun.
Sekjen DPP PKB Hasanuddin Wahid menegaskan, jika pesta demokrasi di Indonesia berbiaya mahal. Wahid secara khusus menyoroti pelaksanaan Pemilu 2024 yang oleh banyak pakar disebut pemilu paling brutal.
"Memang sudah lama PKB menawarkan kepada sejumlah partai, pemerintah dan sebagainya bagaimana peta demokrasi kita baik pilpres, pileg, pilkada, bahkan pilkades itu menerapkan demokrasi yang efisien, efektif dan berbiaya murah," kata Cak Udin, sapaan akrabnya.
Dalam diskusi tersebut, sejumlah petinggi PKB tampak hadir antara lain Waketum DPP PKB M. Rano Alfath, anggota Komisi III DPR Abdullah, serta Wasekjen DPP PKB Zainul Munasichin dan Muhlisin Erce. Sedangkan Fungsional Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK yang hadir dalam acara tersebut adalab Ibrahim Khan, Elih Dalilah, Sheila F. A, Aurelia N, serta Ardiansyah.
"Kuncinya itu adalah kemandirian parpol. Itu bisa diwujudkan dengan dana Banpol dinaikkan. KPK sendiri kita tahu sudah beberapa kali memberikan rekomendasi dana Banpol naik Rp12.000 per suara," ungkap Cucun.
Sekjen DPP PKB Hasanuddin Wahid menegaskan, jika pesta demokrasi di Indonesia berbiaya mahal. Wahid secara khusus menyoroti pelaksanaan Pemilu 2024 yang oleh banyak pakar disebut pemilu paling brutal.
"Memang sudah lama PKB menawarkan kepada sejumlah partai, pemerintah dan sebagainya bagaimana peta demokrasi kita baik pilpres, pileg, pilkada, bahkan pilkades itu menerapkan demokrasi yang efisien, efektif dan berbiaya murah," kata Cak Udin, sapaan akrabnya.
Dalam diskusi tersebut, sejumlah petinggi PKB tampak hadir antara lain Waketum DPP PKB M. Rano Alfath, anggota Komisi III DPR Abdullah, serta Wasekjen DPP PKB Zainul Munasichin dan Muhlisin Erce. Sedangkan Fungsional Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK yang hadir dalam acara tersebut adalab Ibrahim Khan, Elih Dalilah, Sheila F. A, Aurelia N, serta Ardiansyah.
(cip)
Lihat Juga :