Eks Menkes Siti Fadilah: Angka TBC Bisa Turunkan dengan Cara Eradikasi

Senin, 19 Mei 2025 - 00:24 WIB
loading...
Eks Menkes Siti Fadilah:...
Eks Menkes Siti Fadilah Supari mengungkap metode eradikasi merupakan salah satu cara menekan angka penyakit tuberkulosis (TBC). Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Eks Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari mengungkap cara menekan angka penyakit tuberkulosis (TBC). Salah satu caranya dengan metode eradikasi.

Menurut Siti Fadilah, metode tersebut bisa menekan angka pengidap TBC untuk lima tahun yang akan datang. "Menurut saya, kalau Anda ingin menurunkan angka tuberkulosa di Indonesia untuk 2030, lima tahun lagi, itu dengan eradikasi," kata Fadilah dalam program One on One SindoNews yang dikutip Minggu (18/5/2025).

Fadilah kemudian menjelaskan apa yang dimaksud dengan eradikasi. Menurutnya, metode tersebut dengan fokus mengobati orang yang sudah mengidap TBC.

"Eradikasi itu memberantas orang yang sudah sakit TB atau mengobati orang yang sakit TB secara komprehensif. Jadi mengobati TB itu hanya 40% itu medis. Yang 60% itu bukan medis," ujarnya.

Baca juga: Perlukah Indonesia Vaksin TBC? Ini Penjelasan Siti Fadilah Supari dan Guru Besar FKUI

Di sisi lain, Siti Fadilah mengapresiasi Program Desa Siaga TBC yang dicanangkan Menkes Budi Gunadi Sadikin. Di mana, program tersebut memberikan perhatian kepada pasien TBC yang dilakukan oleh masyarakat sekitar.

"Misalkan dalam satu RW ada delapan orang. Nah, delapan orang itu difokuskan. Obatnya harus diminum dengan baik," ucapnya.

Baca juga: Menkes Ungkap Alasan Bill Gates Uji Coba Vaksin TBC di Indonesia

Kendati begitu, Fadilah menekankan program tersebut masih butuh penyempurnaan dengan memberikan makanan bergizi.

"Cuman programnya Pak Menkes ini kurang komprehensif, Pak Menkes. Jadi tolong ditambahin gizi. Jadi makan bergisi gratis juga harus diberikan," tuturnya.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Menkes Siap Dukung 4...
Menkes Siap Dukung 4 Langkah BGN untuk MBG
Eks Menkes Siti Fadilah...
Eks Menkes Siti Fadilah Supari Usul Tiap Kelurahan/Desa Pajang Daftar PBI BPJS Kesehatan
Eks Menkes Siti Fadilah...
Eks Menkes Siti Fadilah Supari Bongkar Penyebab PBI BPJS Kesehatan Salah Sasaran
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Menkes Soroti Konsumsi...
Menkes Soroti Konsumsi Mayones Berlebihan, Satu Sendok Mengandung 100 Kalori
Menkes Ungkap Bahaya...
Menkes Ungkap Bahaya Tersembunyi Kecap Manis, Kandungan Natriumnya Ternyata Tinggi
Rekomendasi
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved