Puncak Waisak, Air Umbul Jumprit Perkuat Spirit Kejernihan Pikiran Umat Buddha
Senin, 12 Mei 2025 - 07:19 WIB
loading...
Bhikkhu dan umat Buddha menggelar ritual di Umbul Jumprit, Temanggung sehari menjelang Perayaan Puncak Tri Suci Waisak di Candi Borobudur, Minggu (11/5/2025). Foto/Kemenag
A
A
A
TEMANGGUNG - Bhikkhu dan umat Buddha menggelar ritual di Umbul Jumprit, Kabupaten Temanggung sehari menjelang Perayaan Puncak Tri Suci Waisak 2569 BE Tahun 2025 di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Di sumber mata air lereng Gunung Sumbing tersebut dilakukan pengambilan air berkah pada Minggu (11/5/2025).
Prosesi pengambilan air berkah di umbul yang berlokasi di Desa Jumprit, Kecamatan Ngadirejo tersebut dimulai sekitar pukul 10.30 WIb. Puluhan bhikkhu dan umat Buddha dari berbagai majelis memadati kompleks umbul sejak pagi dan tampak khusyuk mengikuti ritual.
Baca juga: Peringatan Hari Raya Waisak 2025 Dipusatkan di Candi Borobudur, Terbangkan 2.569 Lampion
Hadir dalam upacara pengambilan air berkah antara lain Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Temanggung Fatchur Rochman dan Ketua DPD Walubi Jawa Tengah Tanto Harsono.
Usai upacara dan ritual penyalaan lilin panca warna di altar, acara kemudian dilanjutkan dengan pengambilan air berkah di sumber mata air. Satu per satu bhikkhu naik tangga menuju sumber mata air yang jaraknya sekitar 25 meter dari altar.
Bhikkhu selanjutnya mengisi kendi yang mereka bawa dengan air Jumprit. Sambil membaca doa, para bhikkhu pun kemudian keluar area mata air sembari membopong erat kendi yang telah penuh berisi air berkah.
Prosesi pengambilan air berkah di umbul yang berlokasi di Desa Jumprit, Kecamatan Ngadirejo tersebut dimulai sekitar pukul 10.30 WIb. Puluhan bhikkhu dan umat Buddha dari berbagai majelis memadati kompleks umbul sejak pagi dan tampak khusyuk mengikuti ritual.
Baca juga: Peringatan Hari Raya Waisak 2025 Dipusatkan di Candi Borobudur, Terbangkan 2.569 Lampion
Hadir dalam upacara pengambilan air berkah antara lain Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Temanggung Fatchur Rochman dan Ketua DPD Walubi Jawa Tengah Tanto Harsono.
Usai upacara dan ritual penyalaan lilin panca warna di altar, acara kemudian dilanjutkan dengan pengambilan air berkah di sumber mata air. Satu per satu bhikkhu naik tangga menuju sumber mata air yang jaraknya sekitar 25 meter dari altar.
Bhikkhu selanjutnya mengisi kendi yang mereka bawa dengan air Jumprit. Sambil membaca doa, para bhikkhu pun kemudian keluar area mata air sembari membopong erat kendi yang telah penuh berisi air berkah.
Lihat Juga :