Ambisi Kim Jong-un Membangun Pariwisata Korea Utara

Senin, 05 Mei 2025 - 07:00 WIB
loading...
A A A
Lebih jauh lagi, jika—seperti yang diduga terjadi di Kompleks Industri Gaesong—penduduk dipindahkan atau dievakuasi jauh dari wisatawan, tindakan seperti ini kemungkinan besar akan menimbulkan kebencian dan penolakan dari masyarakat setempat.

Ketiga, agar pariwisata di Korea Utara bisa dihidupkan kembali, lebih dari sepuluh resolusi sanksi PBB harus dicabut. Di bawah sanksi saat ini, transaksi yang berorientasi profit dengan Korea Utara dan pemberian uang tunai dalam jumlah besar dilarang—yang menjadi hambatan signifikan bagi investasi pariwisata berskala besar dan keterlibatan perusahaan-perusahaan ternama.

Oleh karena itu, jika Kim Jong-un dan kepemimpinan Korea Utara serius ingin mengembangkan ekonomi melalui pariwisata, mereka harus terlebih dahulu menunjukkan komitmen untuk meninggalkan senjata pemusnah massal, termasuk senjata nuklir, serta melakukan reformasi dan keterbukaan yang bermakna.

Pendapatan dari pariwisata harus dialihkan bukan ke program WMD, tetapi ke investasi dalam jalan raya dan infrastruktur lain yang penting untuk pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Manfaat ini juga harus dirasakan oleh rakyat Korea Utara.

Tanpa kesediaan yang tulus untuk berubah, segala bentuk kerja sama pariwisata berisiko menjadi ‘kesepakatan kotor’ yang hanya bertujuan untuk menjamin kelangsungan hidup atau memperkaya rezim secara pribadi.

Jika promosi industri pariwisata Korea Utara dapat berkontribusi pada denuklirisasi, maka perdamaian di Semenanjung Korea dan kawasan Indo-Pasifik, serta peningkatan hak asasi manusia dan kesejahteraan rakyat Korea Utara akan disambut oleh semua negara, termasuk Korea Selatan.

Namun, kerja sama pariwisata akan menjadi tidak berarti jika hanya berfungsi untuk mengisi pundi-pundi pribadi seorang diktator, menyediakan sarana untuk menindas rakyat, membiayai produksi WMD yang dapat menimbulkan penderitaan luar biasa bagi umat manusia, atau dieksploitasi sebagai trofi politik oleh individu tertentu.

Komunitas internasional selama ini telah bekerja sama untuk mencegah aliran dana perang ke zona konflik. Jangan sampai pariwisata Korea Utara berubah menjadi "berlian berdarah" yang baru, indah di luar, tapi di baliknya penuh darah.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia-Korea Bersinergi...
Indonesia-Korea Bersinergi Bangun Ekosistem Webtoon Global
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Memajukan Peran Korsel...
Memajukan Peran Korsel sebagai Kekuatan Diplomatik melalui Diplomasi Pertahanan
Prabowo Ingin Perbanyak...
Prabowo Ingin Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
Panduan Belanja dan...
Panduan Belanja dan Oleh-oleh Korea Selatan untuk Traveler Indonesia
Rekomendasi
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
Berita Terkini
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Infografis
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Angkatan Laut Korut Dipersenjatai Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved