Isu TNI Masuk Kampus Hanya Gorengan, Akademisi Unindra Ajak Lawan Narasi Pecah Belah Bangsa
Sabtu, 26 April 2025 - 19:28 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan, tudingan keterlibatan TNI akan meredam sikap kritis mahasiswa adalah narasi yang tidak berdasar. "Kritik di kampus tetap hidup dan sehat. Dialog dengan TNI justru membuka ruang diskusi baru tentang isu pertahanan, wawasan kebangsaan, dan geopolitik global yang semakin relevan dalam pendidikan tinggi," ungkapnya.
Janudin mengingatkan bahwa di era tantangan global saat ini kolaborasi seluruh elemen bangsa, termasuk kampus dan militer merupakan keniscayaan.
"Kampus bukan menara gading yang terisolasi. Kita harus membangun jejaring kekuatan nasional melalui sinergi pendidikan, riset, inovasi, dan pertahanan. Kita harus berpikir jernih semua untuk tidak terjebak pada provokasi yang memperkeruh persatuan nasional," katanya.
Menurut dia, membuka ruang bagi TNI di kampus adalah bagian dari semangat kebangsaan yang harus terus dirawat.
"Mahasiswa harus kritis, tetapi juga harus inklusif dan kolaboratif. Mari kita lawan narasi yang mencoba memecah belah anak bangsa dengan menjaga kampus sebagai ruang dialog, pembelajaran, dan sinergi untuk Indonesia yang lebih kuat," ujarnya.
Janudin mengingatkan bahwa di era tantangan global saat ini kolaborasi seluruh elemen bangsa, termasuk kampus dan militer merupakan keniscayaan.
"Kampus bukan menara gading yang terisolasi. Kita harus membangun jejaring kekuatan nasional melalui sinergi pendidikan, riset, inovasi, dan pertahanan. Kita harus berpikir jernih semua untuk tidak terjebak pada provokasi yang memperkeruh persatuan nasional," katanya.
Menurut dia, membuka ruang bagi TNI di kampus adalah bagian dari semangat kebangsaan yang harus terus dirawat.
"Mahasiswa harus kritis, tetapi juga harus inklusif dan kolaboratif. Mari kita lawan narasi yang mencoba memecah belah anak bangsa dengan menjaga kampus sebagai ruang dialog, pembelajaran, dan sinergi untuk Indonesia yang lebih kuat," ujarnya.
(jon)
Lihat Juga :