Pesawat Tempur F-16 Lumpuhkan Pesawat Asing di Langit Jakarta

Selasa, 22 April 2025 - 14:49 WIB
loading...
Pesawat Tempur F-16...
Pesawat tempur F-16 TNI AU melakukan force down terhadap pesawat asing yang terbang di langit Jakarta. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Pesawat tempur F-16 TNI AU melakukan force down terhadap pesawat asing yang terbang di langit Jakarta. Hal itu dilakukan setelah radar pertahanan udara Komando Sektor (Kosek) IKN menangkap pergerakan mencurigakan satu pesawat asing jenis C-130.

Tindakan force down ini, merupakan latihan simulasi yang dilakukan Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional I (Kosek IKN) dalam Latihan Cakra A TA. 2025 yakni, latihan terpadu sistem pertahanan udara nasional, Selasa (22/4/2025) siang.

Dalam simulasi tersebut, sebuah pesawat asing memasuki wilayah udara nasional tanpa izin dan tidak merespon panggilan komunikasi. Setelah berhasil mendeteksi, 4 pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 diterbangkan dalam kondisi scramble untuk melakukan intersepsi udara.

Baca juga: TNI AU-United States Air Force Matangkan Rencana Latihan Gabungan Cope West 2025

Aksi pengejaran di udara berlangsung dramatis. Manuver pesawat tempur sempat memanas, hingga akhirnya pesawat asing tersebut dipaksa mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma.

Usai mendarat, pasukan khusus TNI AU Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) langsung bersiaga di sekitar pesawat musuh simulasi tersebut. Pesawat musuh pun digiring area Lanud Selatan Halim Perdanakusuma.

Baca juga: Profil Marsda TNI Kustono, Perwira Tinggi TNI AU yang Jago Terbangkan Jet Tempur Hawk

Kemudian, sejumlah pasukan Kopasgat masuk ke pesawat musuh simulasi untuk memboyong dua pilot. Terlihat, dua pilot itu berupaya melawan dengan berbahasa asing. Namun, personel Kopasgat dengan sigap menggiring dua pilot untuk diinterogasi dan di periksa kesehatannya.

Dankosek IKN Marsma TNI Abdul Haris menjelaskan, latihan ini merupakan bentuk siaga TNI AU dalam menjaga ruang udara nasional. Di sisi lain, Latihan Cakra A TA 2025 ditujukan untuk memperkuat sinergi antarinstansi.

"Latihan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan profesionalisme TNI AU dalam menegakkan hukum dan menjaga kedaulatan negara di udara. Keberhasilan penanganan pelanggaran wilayah udara tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi harus dilakukan secara terpadu dengan berbagai pihak terkait," kata Abdul Haris usai latihan.

Melalui skenario latihan force down ini, Abdul Haris berharap, pemahaman yang sama antar instansi terkait bisa tercipta sekaligus menjadi sarana evaluasi prosedur tetap penanganan pelanggaran wilayah udara secara menyeluruh.

"TNI AU terus berkomitmen untuk menjaga langit Indonesia melalui kerja sama yang solid dengan seluruh komponen bangsa, guna memastikan bahwa setiap jengkal udara nasional aman dari segala bentuk ancaman dan pelanggaran," tuturnya.

Menurut dia, latihan ini juga merupakan implementasi konkret dari semangat TNI AU Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis (AMPUH) yang digaungkan oleh Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI M. Tonny Harjono.

"Semangat ini menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas, termasuk dalam latihan ini, untuk memastikan bahwa TNI AU tidak hanya unggul dalam kemampuan teknis, tetapi juga humanis dalam pendekatannya," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Tongkat Komando di Kopasgat...
Tongkat Komando di Kopasgat Berganti, Ada Kasiintel hingga Wadansatbravo 90 Pasgat
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
6 Pati TNI AU Duduki...
6 Pati TNI AU Duduki Jabatan Strategis usai Sertijab, Ini Nama-namanya
TB Hasanuddin Minta...
TB Hasanuddin Minta Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP Dikaji
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Program Suara Warga,...
Program Suara Warga, Generasi Muda Kaltim Kawal IKN sebagai Ibu Kota Politik
Rekomendasi
Dewi Perssik Bagikan...
Dewi Perssik Bagikan Kabar Terbaru Tio Pakusadewo usai Dirawat Akibat Gangguan Jantung
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
Berita Terkini
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved