Pemberdayaan Perempuan: Kunci Membangun Bangsa yang Maju dan Berkelanjutan
Kamis, 17 April 2025 - 19:23 WIB
loading...
Perempuan adalah aset bangsa dan pilar utama pembangunan.
A
A
A
JAKARTA - Asisten Deputi Pembangunan Manusia, Kebudayaan, Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Wilayah III Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) Dewa Ayu Laksmiadi Janapriati menegaskan perempuan merupakan aset bangsa yang menjadi pilar utama pembangunan.
“Perempuan jadi punya posisi tawar jika memiliki penghasilan dan mandiri secara finansial,” ungkap dia dalam webinar Kartini Hebat, Keluarga Sehat: Peran Gizi dalam Kehidupan Perempuan, yang digelar PNM bersama Kementerian PPPA.
Pada webinar yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini itu, nasabah PNM Mekaar diedukasi untuk dapat memahami pentingnya peran perempuan dalam pembangunan manusia, khususnya melalui aspek kesehatan dan kemandirian ekonomi, sebagai pondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Dewa Ayu Laksmiadi Janapriati menambahkan perempuan berpenghasilan tidak hanya mampu meningkatkan kualitas hidupnya sendiri, tetapi juga berkontribusi pada pendidikan, gizi, dan pengasuhan anak yang lebih baik.
“Ibu yang sehat akan melahirkan anak-anak yang hebat. Ibu yang hebat melahirkan anak sehat, keluarga akan menjadi kuat, begitu juga dengan Indonesia,” tambahnya.
Melengkapi insight dari Dewa Ayu, Dokter Spesialis Gizi dr Ayu Diandra Sari turut membagikan tips gizi sehat kepada perempuan agar mampu mencapai kemandirian dan kesejahteraan.
“Perempuan yang sehat adalah kunci untuk menciptakan dirinya menjadi cerdas dan mandiri demi meningkatkan kesejahteraan keluarga,” jelasnya.
Sebagai perusahaan yang berfokus pada pemberdayaan perempuan pengusaha ultra mikro, PNM terus berupaya meningkatkan literasi nasabah binaannya agar dapat mendukung pembangunan manusia berkualitas.
Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong perempuan Indonesia menjadi agen perubahan dalam keluarga dan lingkungan sekitarnya.
“Kami percaya pemberdayaan perempuan dimulai dari tubuh yang sehat dan jiwa yang kuat. Melalui akses pembiayaan, pelatihan, dan pendampingan, PNM hadir untuk menciptakan perempuan yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga jadi penopang utama kesehatan dan kesejahteraan keluarganya,” ungkap Arief.
Ia mengatakan kegiatan webinar ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara kesehatan dan kemandirian perempuan ialah kunci utama membangun keluarga tangguh dan bangsa yang berdaya saing di masa depan.
“Perempuan jadi punya posisi tawar jika memiliki penghasilan dan mandiri secara finansial,” ungkap dia dalam webinar Kartini Hebat, Keluarga Sehat: Peran Gizi dalam Kehidupan Perempuan, yang digelar PNM bersama Kementerian PPPA.
Pada webinar yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini itu, nasabah PNM Mekaar diedukasi untuk dapat memahami pentingnya peran perempuan dalam pembangunan manusia, khususnya melalui aspek kesehatan dan kemandirian ekonomi, sebagai pondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Dewa Ayu Laksmiadi Janapriati menambahkan perempuan berpenghasilan tidak hanya mampu meningkatkan kualitas hidupnya sendiri, tetapi juga berkontribusi pada pendidikan, gizi, dan pengasuhan anak yang lebih baik.
“Ibu yang sehat akan melahirkan anak-anak yang hebat. Ibu yang hebat melahirkan anak sehat, keluarga akan menjadi kuat, begitu juga dengan Indonesia,” tambahnya.
Melengkapi insight dari Dewa Ayu, Dokter Spesialis Gizi dr Ayu Diandra Sari turut membagikan tips gizi sehat kepada perempuan agar mampu mencapai kemandirian dan kesejahteraan.
“Perempuan yang sehat adalah kunci untuk menciptakan dirinya menjadi cerdas dan mandiri demi meningkatkan kesejahteraan keluarga,” jelasnya.
Sebagai perusahaan yang berfokus pada pemberdayaan perempuan pengusaha ultra mikro, PNM terus berupaya meningkatkan literasi nasabah binaannya agar dapat mendukung pembangunan manusia berkualitas.
Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong perempuan Indonesia menjadi agen perubahan dalam keluarga dan lingkungan sekitarnya.
“Kami percaya pemberdayaan perempuan dimulai dari tubuh yang sehat dan jiwa yang kuat. Melalui akses pembiayaan, pelatihan, dan pendampingan, PNM hadir untuk menciptakan perempuan yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga jadi penopang utama kesehatan dan kesejahteraan keluarganya,” ungkap Arief.
Ia mengatakan kegiatan webinar ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara kesehatan dan kemandirian perempuan ialah kunci utama membangun keluarga tangguh dan bangsa yang berdaya saing di masa depan.
(tar)
Lihat Juga :